Blitar (beritajatim.com) – Pembangunan Sirkuit Bung Karno Kota Blitar belum bisa dilanjutkan tahun 2025 ini. Hal itu terjadi karena adanya pemangkasan anggaran serta belum adanya investor yang masuk untuk memperbaiki dan mengelola sirkuit balap ini.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, M Aminurcholis menegaskan, pembangunan lanjutan sirkuit Bung Karno sukar dilakukan. Pasalnya pembangunan lanjutan sirkuit bung Karno Kota Blitar memerlukan biaya yang besar.
“Jika tidak ada bantuan dari pusat maupun pihak ketiga pembangunan tidak bisa dilakukan karena minimnya anggaran Pemerintah daerah,” kata Aminurcholis, Kamis (6/3/2025).
Saat ini Dispora Kota Blitar tengah berupaya mencari investor untuk pembangunan Sirkuit Bung Karno. Jika ada investor yang masuk maka besar kemungkinan Sirkuit Bung Karno ini bisa dilanjutkan pembangunannya.
“Kita masih cari investor untuk masuk dan berinvestasi sebab ditargetkan sirkuit Bung Karno ini bisa jadi salah satu sirkuit andalan di Jawa Timur,” imbuhnya.
Dispora Kota Blitar sendiri menegaskan bahwa pada tahun 2025 ini belum ada rencana pembangunan. Namun demikian Dispora Kota Blitar juga terus berkoordinasi dengan Wali Kota Blitar untuk menentukan langkah nasib dari sirkuit ini.
Sebelumnya, Pemkot Blitar berencana pengelolaan sirkuit Bung Karno Kota Blitar akan di pihak ketigakan pada tahun 2025. Hal itu akan dilakukan karena Sirkuit Bung Karno sejatinya dipersiapkan menjadi sirkuit bertaraf nasional sehingga bisa dikelola secara profesional. [owi/beq]






