Surabaya (beritajatim.com)- Puasa di Bulan Ramadan merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik yang sehat dan bugar. Salah satu yang menjadi masalah utama yaitu sering mengalamai dehidrasi saat puasa, yang bisa mengakibatkan sakit kepala, lemas, pusing hingga gangguan konsentrasi.
Menurut para ahli kesehatan, tubuh manunisa membutuhkan sekitar 8 gelas atau 2 gelas liter air perhari untuk menjaga hidrasi yang optimal. Namun, karena keterbatasan waktu karena puasa seharian, bisa dengan cara membagi konsumsi air dengan baik agar tidak kembung atau terlalu penuh setelah berbuka.
Pola minum yang disarankan agar tubuh tetap sehat dan bugar, tidak dehidrasi selama puasa yaitu 2 gelas setelah berbuka, 2-3 gelas setelah salat terawih, 1-2 gelas sebelum tidur, 2 gelas saat sahur.
Dengan menggunakan pola tersebut, total air yang dikonsumsi tetap mencapai 8 gelas per hari, meskipun dalam waktu yang terbatas.
Selain mengatur jumlah air yang di minum, ada beberapa cara lain untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama puasa yaitu dengan cara berikut :
1. Konsumsi Buah dan Sayuran yang Kaya Air
Beberapa buah dan sayuran mengandung banyak air yang dapat membantu menjaga keseimbbangan cairan tubuh seperti contoh : Semangka, Jeruk, Mentimun, Tomat,
2. Hindari Minuman Berkafein dan Bersoda
Pilih makanan yang mengandung serat tinggi untuk embantu menahan rasa kenyang lebih lama dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.
3. Jangan Minum Terlalu Banyak dalam Sekali Waktu
Meskipun sangat penting untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, minum terlalu banyak air dalam satu waktu bisa menyebabkan perut terasa penuh dan merasa tidak nyaman.
4. Gunakan Infused Water sebagai Alternatif
Jika bosan meminum air putih biasa bisa mencoba dengan membuat infused water dengan menambahkan potongan lemon, timun, atau daun mint ke dalam air. Infused water ini tidak hanya memberikan rasa segar, tetapi juga membantu pencernaan dan menjaga hidrasi tubuh dengan baik. [aje]






