Kediri (beritajatim.com) – Kecintaan terhadap motor tua membawa seorang pemuda asal Kediri, Jawa Timur, sukses membangun usaha kolektor dan restorasi motor klasik.
Risky Arif, pemuda asal Desa Cendono, Kecamatan Kandat, mampu mengubah motor tua yang rusak dan berkarat menjadi kendaraan klasik yang mewah dan bernilai jual tinggi.
Saat ini, Risky yang berusia 28 tahun telah mengoleksi 40 unit motor klasik dari berbagai merek, dengan rentang produksi tahun 1965 hingga 1980-an. Namun, koleksi pribadinya tersebut tetap terbuka untuk dijual jika ada pelanggan yang tertarik.
“Seperti motor tua dengan jenis Yamaha V 80 ini contohnya. Motor itu saya jual dengan harga 11 juta rupiah. Sedangkan untuk jenis motor Honda C110 dengan harga 50 juta rupiah,” ungkap Risky, Minggu (2/3/2025).
Selain mengoleksi, Risky juga menerima jasa restorasi motor tua. Berbekal keterampilan otomotif yang diwarisinya dari sang ayah, seorang mekanik, ia mulai merombak motor-motor tua hingga tampak seperti baru lagi. Konsumennya pun tidak hanya berasal dari Kediri, tetapi juga berbagai daerah di Indonesia. [nm/suf]






