Blitar (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar akan melakukan perubahan jam belajar bagi para siswa selama Ramadhan. Nantinya jam kegiatan belajar mengajar (KBM) akan dikurangi sebanyak 1 jam per hari.
Selama ini, jam pelajaran di sekolah Kabupaten Blitar rata-rata mencapai 37,5 jam per pekan. Namun pada Ramadhan ini jam pelajaran hanya akan digelar selama 32 jam selama sepekan.
“Jam KBM dalam satu minggu berkurang, tidak sebanyak hari biasanya. Untuk itu nantinya akan ada penyesuaian jadwal sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Adi Andaka, Jumat (28/2/2025).
Selain perubahan jadwal, Dispendik Kabupaten Blitar juga akan memberikan tambahan untuk pelajaran agama. Buku monitoring Ramadhan juga diberikan untuk memantau kegiatan siswa di bulan puasa ini.
“Meski jam belajar berkurang, kita tetap menekankan pada pembelajaran agama. Siswa akan dibekali buku monitoring Ramadhan,” ungkapnya.
Untuk diketahui dari tanggal 27 Februari hingga 5 Maret siswa di Kabupaten Blitar menjalani libur awal Ramadhan. Kemudian siswa akan kembali masuk sekolah selama 3 pekan.
“Ya hari ini sampai 5 Maret libur awal Ramadhan, terus masuk lagi selama 3 minggu, sampai 25 Maret nanti. Setelah itu disambung libur lebaran dari 26 Maret sampai 8 April,” tutupnya.
Meski liburan, namun siswa akan tetap belajar di rumah dan kegiatannya akan dipantau melalui buku penghubung. Diharapkan dengan begitu kegiatan belajar siswa tetap terpantau.
“Para guru akan lebih banyak memberikan tugas berbasis proyek, serta diskusi kelompok agar anak-anak semangat dan pelajaran tetap menyenangkan,” tutupnya. [owi/beq]






