Eindhoven (beritajatim.com) – Playoff knockout Liga Champions benar-benar momok bagi wakil Serie A. Bagaimana tidak, dari tiga tim yang berpartisipasi, semuanya kompak gagal. Jika kemarin AC Milan dan Atalanta BC gagal, dini hari tadi giliran Juventus.
Bianconeri keok 1-3 dari PSV pada second leg di Philips Stadion, Eindhoven. Juve kalah 4-3 secara agregat. Padahal, mereka sempat menang 2-1 pada first leg di Allianz Stadium, Turin, pekan lalu.
“Tidak benar jika tekad mereka (PSV, Red) untuk lolos lebih besar dari kami. Tetapi, ketika agregat sama kuat, mereka tampil lebih menekan,” papar allenatore Juve Thiago Motta dikutip La Gazzetta dello Sport.
Kekalahan Juve memang tidak terjadi di waktu normal. Melainkan babak tambahan. Sebab, PSV menang 2-1 selama 90 menit yang membuat agregat menjadi 3-3. Gol penentu kemenangan tuan rumah terjadi pada menit ke-98 oleh Ryan Flamingo.
Performa buruk wakil Serie A di playoff knockout membuat Inter Milan jadi satu-satunya wakil Italia di 16 besar. Kali terakhir Serie A hanya mengirim satu tim di 16 besar terjadi pada musim 2014–2015 diwakili oleh Juve.
Musim ini sekaligus jadi degradasi prestasi bagi wakil Serie A. Sebab, dua musim lalu bahkan ada ACM dan Inter di semifinal. Bahkan, SSC Napoli juga ikut sampai perempat final kala itu. (dio/kun)






