Kediri (beritajatim.com) – Sebagai wujud kontribusi dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Kota Kediri, Dinas Pendidikan bersama Forum Komite SD-SMP Kota Kediri menggelar Rapat Koordinasi Pendidikan, Jumat (31/1/2025), di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan.
Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Pengurus Komite tahun 2024 serta menyusun langkah-langkah strategis Pengurus Komite tahun 2025 dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Secara terpisah, Moh Anang Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, menjelaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab dalam mengurus segala bentuk pendidikan bagi warga Kota Kediri, mulai jenjang TK hingga SMP. Oleh karena itu, dalam forum ini, pihaknya akan turut mendampingi Forum Komite saat terjun ke masing-masing sekolah.
“Kami akan membantu agar sekolah bisa mewujudkan kegiatan yang sudah direncanakan. Karena ini yang dibahas oleh Komite tentang forum sekolah, makanya melibatkan Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh seratus orang Pengurus Forum Komite SD-SMP tersebut, Anang berpesan kepada seluruh pengurus agar Komite dapat membantu sekolah dalam menyelesaikan permasalahan yang ada serta mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang lancar, aman, dan tertib.
“Harapan kami semoga Komite, sebagaimana Tupoksinya yang tercantum dalam Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah yaitu membantu sekolah dalam melangsungkan operasionalnya supaya nanti diharapkan apa yang ada di Permendikbud bisa dilaksanakan Komite Sekolah,” tandas Anang.
Sementara itu, Afnan Subagyo, Sekretaris Forum Komite Kota Kediri, menekankan pentingnya transparansi dalam penggalangan sumber dana untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di dalam sekolah. Ia menegaskan bahwa dalam pelaksanaan penggalangan dana di sekolah harus bersifat sukarela tanpa adanya paksaan serta harus akuntabel.
Afnan juga menyampaikan bahwa komite memiliki peran strategis sebagai wadah komunikasi antara orang tua dan sekolah. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pengurus untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan sekolah.
“Komite harus inovatif dalam mendukung program sekolah agar kualitas pendidikan semakin baik,” tutupnya. [nm/kun]






