Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC akan menghadapi empat laga berat pada edisi Februari 2025, khususnya pada lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1 2024-2025.
Empat laga tersebut masing-masing menghadapi tim penghuni zona merah Persis Solo, Sabtu (1/2/2025). Dilanjutkan melawan PSBS Biak, Sabtu (8/2/2025). Versus Dewa United, Sabtu (15/2/2025), serta menghadapi Persib Bandung, Sabtu (22/2/2025) mendatang.
Dari empat laga yang akan dijalani Laskar Sape Kerrab, tiga laga di antaranya digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura. Meraka akan menghadapi tiga lawan berbeda dengan bertindak sebagai tim tuan rumah, yakni menjamu Persis Solo, PSBS Biak, serta Dewa United.
Sementara laga menghadapi Persib ‘Maung’ Bandung, akan mereka jalani sebagai tim tamu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Sekaligus akan menjadi laga pamungkas pada edisi Februari 2025.
Laga berat tersebut bukan tanpa sebab, saat ini tim kebanggaan suporter Madura Bersatu masih tercecer di posisi dasar klasemen dengan torehan 13 poin berkat hasil 3 kali menang, 4 kali imbang, serta 13 kali menelan kekalahan dari 19 laga yang dijalani. Mereka baru mencetak 19 gol dan sudah kebobolan sebanyak 43 gol.
Kondisi tersebut tentunya sangat berat dan akan menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih anyar, Angel Alfredo Vera. Di mana ia memiliki tugas untuk mengembalikan performa maupun posisi tim keluar dari zona merah degradasi.
Laga pertama menghadapi Persis Solo, tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Lulinha Cs. Terlebih tim asal Jawa Tengah, dipastikan memiliki misi serupa untuk segera keluar dari zona merah, sebab saat ini mereka menempati posisi 17 klasemen sementara dengan torehan 1 poin lebih baik dibanding Madura United.
Laga kedua edisi Februari 2025, Madura United akan menjamu PSBS Biak, yang notabene tercatat sebagai tim solid dengan performa impresif. Komposisi pemain muda bersama pemain gaek berpengalaman menjadi keunggulan tersendiri bagi mereka, terbukti mereka menempati posisi 12 klasemen sementara dengan torehan 27 poin.
Menjamu Dewa United, juga bakal menjadi tantangan yang tidak kalah berat bagi tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura. Terlebih secara posisi di tangga klasemen, Dewa United menempati posisi empat besar dengan torehan 34 poin dari 20 laga yang dijalani.
Termasuk laga pamungkas edisi Februari 2025, di mana Madura United akan bertandang ke markas tim pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung. Kondisi tersebut tentunya kontras dengan posisi Madura United yang menempati posisi dasar klasemen.
Guna meningkatkan performa tim menghadapi laga tersebut, manajemen Madura United juga menerapkan kebijakan ‘building ticket’ dengan promo super spesial yang diklaim satu-satunya di Indonesia.
Penerapan building ticket tersebut dikhususkan bagi suporter Madura Bersatu, di mana mereka cukup membeli satu tiket dengan bonus tiga tiket pertandingan kandang beruntun yang akan dijalani Madura United di SGB Madura.
Nominal HTM (Harga Tiket Masuk) tersebut dipasang harga sebesar Rp 100 ribu untuk tiga laga berbeda pada kelas ekonomi, sedangkan HTM VIP dipatok pada harga sebesar Rp 200 ribu untuk tiga laga berbeda.
Promo besar-besaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari rangkaian Anniversary Madura United, sekaligus upaya dari pihak manajemen untuk meningkatkan animo Suporter Madura Bersatu, guna mendukung tim secara langsung sekaligus menjadi pemain ke-12. [pin/beq]






