Bojonegoro (beritajatim.com) – Kahudi Wahyu Widodo secara resmi tidak lagi mengarsiteki Persibo Bojonegoro. Dia dipecat dari posisi pelatih usai kisruh dalam pertandingan terakhir perebutan 8 besar Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025 melawan Deltras FC Sidoarjo pada Sabtu (11/1/2025).
Tepat usai pertandingan itu, klub berjuluk Laskar Angling Dharma itu juga pada fase play off degradasi. Sebab, dalam pertandingan terusan yang diputuskan PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus dilanjutkan dengan durasi 2 menit, tidak dilakukan.
Persibo harus diganjar dari aksi tersebut. PT LIB memberikan sanksi berupa pengurangan poin dan membayar denda Rp500 juta. Manajemen juga memberhentikan pelatih kepala Kahudi Wahyu Widodo. Kahudi diberhentikan tepat saat target 8 besar tidak terpenuhi.
Untuk mengisi kekosongan pelatih kepala, menejemen Persibo Bojonegoro menunjuk Divaldo Da Silva Teixeira Alves yang merupakan warga kenegaraan Angola. Pemilihan Divaldo Da Silva merupakan proyek jangka panjang yang dilakukan oleh pihak menejemen Persibo Bojonegoro.
“Ga di pecat (Kahudi Wahyu Widodo), kita ga mau gaduh disaat tim harus fokus playoff supaya tidak degradasi, Divaldo bisa kita kontrak panjang lihat hasil 5 kali pertandingan play off dulu. Pemberhentian Kahudi karena target delapan besar tidak tercapai,” ujar Deddy Adrianto Wibowo, Kamis (30/1/2025).
Namun Divaldo tidak lantas langsung menjadi pelatih kepala tim kebanggan warga Bojonegoro ini. “Sebagai infirmasi Divaldo adalah warga negera asing, tentunya tidak bisa di daftrakan sebagai head coach, Divaldo menjadi dirtek (direktur teknis) susun latihan dan setrategi,” tambah Deddy.
Sementara itu, Divaldo De Silva juga turut membawa dua asisten pelatih untuk mendampinginya, yakni Riswandi dan Indrianto. Keduanya telah memiliki sertifikat kepelatihan lisensi A dari PSSI. Divaldo De Silva di tahun 2024 lalu juga merupakan pelatih Persita Tanggerang.
Dia dikontrak tim Persibo Bojonegoro untuk membawa tim kebanggan warga Bojonegoro lolos dari liga 2. “Mereka berdua (Riswandi dan Indrianto) langsung di bawah Divaldo. Divaldo ini untuk proyek jangka panjang, mempersiapkan liga 2 musim 2025/2026,” pungkas Deddy. [lus/beq]






