Surabaya (beritajatim.com) – Pemkot Surabaya menjelaskan bahwa tudingan dalam video viral yang menuduh Camat Asemrowo menyembunyikan wanita di kantornya saat digerebek warga, adalah tidak benar atau fitnah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, M. Fikser mengatakan narasi yang dibangun dalam video viral tersebut tidak benar. Seorang wanita yang bersembunyi adalah salah satu staff yang merasa ketakutan, saat warga arogan menggeruduk kantor kecamatan.
“Iya itu fitnah soal narasi yang menyampaikan kalau camat menyembunyikan wanita. Wanita itu salah satu staff yang ketakutan, karena banyak orang arogan menggeruduk kantor camat kala itu,” kata Fikser dikonfirmasi beritajatim.com, Rabu (8/1/2025).
Pada hari itu, Fikser menyebut ada pertemuan rapat di Kantor Kecamatan Asemrowo yang bersamaan dengan aksi protes warga.
Adanya agenda pertemuan dan aksi protes yang bersamaan membuat camat yang bersangkutan belum bisa menemui warga yang tergabung dalam aksi protes tersebut sehingga kantor kecamatan digeruduk.
“Kronologi lebih jelasnya nanti akan disampaikan oleh camat. Nanti pukul 13.00 WIB di Kecamatan Asemrowo, pihak pihak yang bersangkutan akan memberikan penjelasan utuh,” jelas Fikser.
Fikser juga secar tegas mengatakan bahwa narasi yang dibangun adalah fitnah.
“Dan untuk penjelasan lebih utuh, nanti dari pihak camat Kecamatan Asemrowo Surabaya menggelar pertemuan klarifikasi pukul 13.00 WIB. Yang jelas, narasi camat yang menyembunyikan wanita itu tidak benar,” tegasnya. [ram/aje]







3 Komentar
Ngapain di bela lurah camat ya begitu semuanya kerja gak hedon iya
akhirnya oknum camat playing victim ke media?
Ngapain di bela lurah camat ya begitu semuanya kerja gak beres