Jakarta (beritajatim.com) – PSSI memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tim dalam beberapa waktu terakhir.
PSSI menilai bahwa saat ini diperlukan perubahan strategi untuk mencapai target yang lebih tinggi dalam sepak bola Indonesia.
Shin Tae-yong yang berasal dari Korea Selatan telah memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan sepak bola Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Pelatih berusia 53 tahun ini berhasil membawa Timnas Indonesia meraih sejumlah prestasi, termasuk lolos ke putaran final Piala Asia. Namun, PSSI merasa perlu mencari sosok pelatih baru yang dapat membawa timnas ke level yang lebih tinggi lagi.
“PSSI berterima kasih dan menghargai semua kontribusi yang telah diberikan bagi pembangunan Tim Nasional Sepakbola Indonesia. PSSI berharap yang terbaik bagi Shin Tae-yong untuk ke depannya,” tulis PSSI dalam keterangan resminya, Senin (6/1/2024) siang.
Dengan berakhirnya kerja sama ini, PSSI kini akan segera membentuk tim seleksi untuk mencari pelatih baru. Beberapa nama pelatih baik dari dalam maupun luar negeri telah disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Publik pun menantikan siapa yang akan ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia dan langkah-langkah apa yang akan diambil PSSI untuk meningkatkan prestasi tim.
Pemecatan Shin Tae-yong ini tentunya akan menjadi sorotan utama di dunia sepak bola Indonesia. Banyak pihak yang merasa terkejut dengan keputusan ini, namun tidak sedikit pula yang mendukung langkah PSSI. Ke depannya, PSSI berharap dapat menemukan sosok pelatih yang tepat untuk membawa Timnas Indonesia meraih prestasi gemilang di kancah internasional. [faw/beq]






