Surabaya (beritajatim.com) – Inilah sosok Ratu Tisha yang terpilih menjadi wakil ketua umum 1 PSSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum baru, Erick Thohir.
Pemilihan ulang wakil ketua umum PSSI dimenangkan Ratu Tisha Destria, dengan total memperoleh 54 suara.
Lantas seperti apa sosok Ratu Tisha?
Nama Ratu Tisha sudah lama menjadi sorotan para pecinta sepak bola seluruh Indonesia.
Mantan Sekretaris Jenderal PSSI untuk periode 2017-2020 ini, juga sempat ramai diperbincangkan usai Timnas Indonesia mengalahkan Curacao 3-2 di FIFA Matchday, Sabtu (24/9/2022).
Sebab beliaulah sosok penting yang berhasil membawa Coach Shin Tae Young menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Sosok Ratu Tisha
Perempuan kelahiran Jakarta, 30 Desember 1985 ini sudah tidak asing lagi berkiprah di badan PSSI.
Salah satu alasannya berkarir di bidang ini tidak lain karena dunia sepak bola sudah melekat dalam dirinya sejak duduk di bangku sekolah. Dikabarkan Ratu Tisha pernah menjadi manajer tim sepak bola di sekolahnya.
Sebagai orang yang terpelajar, Ratu Tisha mengenyam pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mengambil jurusan Matematika.
Lulus dari ITB, Ratu Tisha meniti karir di perusahaan yang bergerak pada bidang jasa perminyakan, Schlumberger. Dari pengalamannya ini juga, Tisha mendapatkan ilmu eksplorasi data dan konflik manajemen.
Karena tuntutan pekerjaan yang mengharuskan ia beberapa kali berpindah negara, menjadikan anak dari pasangan Tubagus Adhe dan Venia Maharani itu mampu menguasai beberapa bahasa asing. Ia pernah bekerja di negara Mesir, Amerika Serikat, Inggris, dan China.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sepakbola”]
Awal Karir Ratu Tisha di Management Sepak Bola
Selama masa karirnya dalam bisnis perminyakan, Tisha ternyata tidak melupakan kecintaannya pada sepak bola. Ia pernah mengikuti seminar sepak bola internasional hingga berhasil mendapat program beasiswa FIFA Master yang disponsori oleh FIFA.
Usai menyandang gelar Master dari program FIFA, Tisha mendapat kesempatan menjadi Direktur Kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Ajang tersebut adalah kompetisi pengganti selama masa carut-marut sepak bola Indonesia, buntut pembekuan oleh FIFA pada tahun 2015.
Setelah ISC 2016, Ratu Tisha kemudian menjabat sebagai Direktur Kompetisi dan Operasional PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), selaku operator kompetisi Liga 1 2017, sejak Maret 2017.
Tidak lama, Posisi Ratu Tisha sebagai Direktur PT LIB berubah menjadi Sekretaris Jenderal PSSI pada Mei 2017. Ia terpilih sebagai sekretaris di bawah kepengurusan Edy Rahmayadi, menggantikan Ade Wllington yang mundur pada April 2017.
Jabatan tersebut membuat Ratu Tisha menjadi perempuan pertama yang mengisi posisi Sekjen di PSSI.
Rati Tisha sekarang menjabat sebagai wakil ketua umum PSSI, usai pemilihan ulang. (kai/ian)






