Sumenep (beritajatim.com) – Warga Desa Buddhi, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, dikejutkan dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki di pinggir pantai Dusun Tembang.
“Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membengkak, sebagian kulit tubuh mengelupas, wajah bengkak, dan berbau busuk,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Sabtu (21/12/2024).
Mayat itu pertama kali ditemukan Ida, warga setempat, saat sedang mencari keong dan ikan di perairan pantai Dusun Tembeng Desa Buddi. Ia melihat ada benda yang mencurigakan di pinggir pantai. Setelah didekati, ternyata mayat manusia.
Kemudian Ida memanggil dua temannya yang berada di sekitar lokasi dan melaporkan penemuan mayat di pantai tersebut pada Kepala Desa Buddhi, Sunanto, kemudian melaporkan ke Polsek Kangean.
“Mendapat informasi itu, Kapolsek Kangean, anggota Koramil Kangean, perangkat Desa Tembeng serta petugas Puskesmas berusaha mencari informasi identitas mayat dengan menghubungi pihak terkait yakni Basarnas Sumenep, Kasatpol Airud Sumenep, dan Polres Sumenep. Namun sampai saat ini identitas mayat belum ditemukan,” ungkap Widiarti.
Ia menambahkan, mengingat kondisi mayat yang sudah rusak dan berbau busuk, maka berdasarkan hasil musyawarah bersama aparat Polsek Kangean, Koramil Kangean, perangkat Desa Tembeng, masyarakat Dusun Tembeng dan petugas Puskesmas Kangean, maka mayat tersebut langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum Dusun Tembeng Desa Buddi Kec. Arjasa Sumenep.
“Jadi tanpa menunggu terungkapnya identitas, mayat terpaksa segera dimakamkan karena kondisinya sudah membusuk,” terang Widiarti. (tem/ian)






