Kediri (beritajatim.com) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pembangunan akses tol Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur. Pihaknya memastikan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diprakarsai oleh PT Gudang Garam Tbk itu selesai sesuai dengan target.
“Kita melihat perkembangan pembangunan jalan tol yang mengarah ke Bandara Dhoho Kediri menuju Kota Kediri,” ungkap Dody Hanggono kepada beritajatim.com.
Akses tol penghubung Bandara Dhoho menuju wilayah Kota Kediri sepanjang 6,8 kilometer (km). Proyek ditargetkan selesai, pada Oktober 2025 dan bisa langsung difungsikan maksimal
“Saya melihat progresnya. Insya Allah bisa lah, Gudang Garam gitu loh,” imbuh Dody.
Kementerian PU memastikan tidak ada hambatan atau kendala dari proses pembangunan jalan tol pada tahap pertama tersebut. “Kalau Gudang Garam tidak ada masalah. Aman lah,” terusnya.
Dalam kesempatan itu, Dody sempat memuji rasa nasionalisme PT GG karena sudah berinvestasi untuk pembangunan jalan tol tersebut yang diperuntukkan bagi masyarakat.

“Inilah, saya sangat mengharapkan pengusaha-pengusaha merah putih seperti Gudang Garam ini yang harus banyak tumbuh di negara ini. Besar di suatu area, areanya dibangun. Tidak hanya perusahaanya yang besar, tetapi areanya juga besar,” papar Dody.
Keberadaan Bandara Dhoho Kediri yang ditunjang oleh fasilitas jalan tol, menurut Dody, bakal meningkatkan kunjungan ke kota ini. Sehingga, perekonomian ikut terkerek.
“Mudah-mudahan, beberapa tahun mendatang, tidak hanya mengenal Bali, ada Kediri. Ada Kediri 1, Kediri 2 dan seluruh Indonesia. Ya, inilah yang harus diapresiasi, besar di suatu tempat, dia tidak lupa, tidak lari ke Singapura, tetap di Kediri. Ini top,” tutupnya.
Selain akses tol Bandara Dhoho – Kota Kediri, Menteri PU juga meninjau Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Mrican di Nganjuk serta Jembatan Jongbiru Kediri. Hal itu dilakukan untuk mendukung pelaksanaan program swasembada pangan.
Diketahui, akses jalan tol Bandara Dhoho – Kota Kediri ini bagian dari proyek jalan tol Kediri – Tulungagung yang dikerjakan oleh PT Surya Sapta Agung Tol, selaku anak usaha Gudang Garam. Panjang totalnya mencapai 44,17 km.
Terdiri dari, seksi 1 main road tol Kediri – Tulungagung sepanjang 15 km dan seksi 2 main road tol Kediri – Tulungagung sepanjang 22,35 km. Untuk wilayah selatan yang masuk dalam tahap 3 dan 4 saat ini masih dalam proses pembebasan lahan. [nm/beq]






