Surabaya (beritajatim.com) –Dalam upaya menjaga keamanan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan mencegah gangguan distribusi, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menjalin kerja sama dengan Kodam V/Brawijaya. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Teknis (PKST) yang bertujuan untuk mengamankan jalur pipa distribusi BBM di wilayah Jawa Timur.
Jalur pipa distribusi BBM merupakan salah satu objek vital nasional yang sangat strategis. Oleh karena itu, perlindungan terhadap aset-aset tersebut menjadi prioritas utama. Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi nyata dari tugas pokok TNI dalam mengamankan objek vital nasional.
“Dengan sinergi yang kuat antara TNI dan Pertamina Patra Niaga, kita dapat mewujudkan keamanan energi yang optimal dan berkontribusi pada ketahanan energi nasional,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin.
Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Harry Hedwig Malonda, menjelaskan bahwa kerja sama ini akan meningkatkan keamanan jalur pipa distribusi BBM dari Fuel Terminal (FT) Tuban menuju Integrated Terminal (IT) Surabaya dan Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda.
“Keamanan jalur pipa sangat penting untuk memastikan kelancaran distribusi BBM ke seluruh wilayah Jawa Timur,” ujar Harry Malonda.
Kerja sama antara Pertamina Patra Niaga dan Kodam V/Brawijaya akan diwujudkan melalui patroli bersama secara rutin. Personel Kodam V/Brawijaya akan berkoordinasi dengan petugas Pertamina untuk melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap jalur pipa. Sehingga bisa melindungi jalur pipa dari ancaman pencurian, sabotase, dan gangguan lainnya. Hingga memastikan pasokan BBM tetap terjaga dan tidak terganggu.[rea]






