Pasuruan (beritajatim.com) – Onduline Group perusahaan global yang dikenal sebagai produsen solusi atap bitumen ramah lingkungan, semakin memperkuat posisinya di Indonesia. Setelah proses pembangunan yang panjang, pabrik baru PT Onduline Manufaktur Indonesia di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) resmi beroperasi.
Dengan investasi lebih dari Rp150 miliar, pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 1,2 hektar ini dilengkapi dengan teknologi produksi mutakhir. Fasilitas painting line yang canggih memungkinkan produksi berbagai jenis atap bitumen dengan pilihan warna yang tak terbatas. Selain itu, adanya fasilitas R&D menjadikan pabrik ini sebagai pusat inovasi Onduline untuk kawasan Asia.
Onduline selalu berkomitmen untuk memproduksi produk yang ramah lingkungan. Pabrik baru ini mengadopsi teknologi hemat energi dan menggunakan bahan baku yang dapat didaur ulang. Selain itu, perusahaan juga tengah mempersiapkan sertifikasi ISO 14001 untuk memastikan pengelolaan lingkungan yang baik.
“Kami sangat bangga dengan pabrik baru ini. Ini merupakan bukti komitmen kami untuk menyediakan solusi atap yang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Esther Pane, Country Director PT Onduline Indonesia.
Pembangunan pabrik Onduline di Pasuruan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Bupati Pasuruan menyambut positif investasi ini karena dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian daerah.
Onduline menargetkan pertumbuhan produksi sebesar 10-15% pada tahun ini dan 20-25% pada tahun mendatang. Dengan kapasitas produksi yang meningkat, Onduline berharap dapat memenuhi kebutuhan pasar yang semakin besar akan atap berkualitas tinggi.
Salah satu keunggulan pabrik baru ini adalah kemampuannya untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar lokal. Dengan adanya fasilitas painting line, Onduline dapat menciptakan produk-produk inovatif dengan berbagai pilihan warna dan desain yang sesuai dengan selera konsumen Indonesia.
“Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar. Kami optimis bahwa pabrik baru ini akan menjadi pusat inovasi untuk pengembangan produk-produk atap yang lebih baik lagi,” tambah Esther. (ada/kun)






