Surabaya (beritajatim.com) – Kebutuhan listrik yang terus meningkat memerlukan adanya sumber energi baru yang ramah lingkungan untuk menggantikan energi fosil yang semakin menipis.
Mengatasi hal ini, Tim Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menciptakan sebuah solusi dengan memanfaatkan limbah lumpur minyak. Di mana, bakteri di dalamnya dapat disulap menjadi sumber energi.
Ketua Tim Gasoileum ITS Ramadhita Putra Purnomo menjelaskan bahwa lumpur minyak adalah limbah dari proses pengolahan dan penyimpanan minyak mentah.
“Jika limbah tersebut akan dibuang, perlu ada perlakukan khusus agar tidak mencemari lingkungan. Sering pula itu membutuhkan bantuan pihak ketiga untuk mengelolanya,” kata Rama, ditulis Sabtu (9/11/2024).
Berangkat dari permasalahan tersebut, Rama bersama rekannya, Bryllian Michael Haholongan Kendek, mencari cara agar limbah minyak ini bisa dimanfaatkan.
Hingga akhirnya mereka menemukan bahwa bakteri Pseudomonas aeruginosa dapat digunakan sebagai microbial fuel cell (MFC) yang mampu menghasilkan listrik dengan menguraikan glukosa dari nutrien.
Bryllian mengungkapkan bahwa untuk menghasilkan listrik, bakteri ini dicampurkan dengan nutrien dari limbah rumah tangga, seperti sisa sayuran atau buah-buahan. Limbah tersebut dihaluskan dan dicampur dengan asam klorida (HCl) untuk memecah molekul glukosa.
Campuran ini kemudian dimasukkan ke dalam tabung yang dilengkapi anoda dan katoda untuk membentuk sistem bio-elektrokimia, yang mengubah glukosa menjadi elektron, yang pada gilirannya menghasilkan listrik.
“Setelah tujuh hari, energi yang dihasilkan mencapai 21 watt, cukup untuk menyalakan lampu senter. Efisiensi sistem ini mencapai sekitar 5,16 persen,” jelasnya.
Penelitian ini pun berhasil membawa tim Gasoileum meraih juara pertama dalam ajang Forum Improvement & Innovation Award (IIA) 2024.
Ke depan, mereka berharap penelitian ini dapat dikembangkan agar bisa diimplementasikan dalam skala yang lebih besar, serta menginspirasi mahasiswa lain untuk menciptakan energi baru dari limbah. [ipl/ian]






