Jombang (beritajatim.com) – Seorang pemotor yang tidak memakai helm tewas mengenaskan setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Dusun Gowa Desa Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang, Selasa (5/11/2024).
Korban bernama Agung Cahyo Jatmiko (52), warga Desa/Kecamatan Mojowarno. Korban mengalami luka parah di bagian kepala. Korban meninggal saat perjalanan menuju RSK (Rumah Sakit Kristen) Mojowarno.
“Saat di TKP (tempat kejadian perkara) korban masih hidup meski menderita luka berat. Lalu kami evakuasi ke RSK Mojowarno. Nah, saat perjalanan ke rumah sakit itulah korban meninggal,” ujar Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto.
Siswanto mengungkapkan bahwa korban tidak mengenakan helm saat mengendarai sepeda motor Suzuki Smash tanpa nopol. Saat kecelakaan, bagian kepala korban membentur aspal hingga terluka parah. “Karena korban tidak memakai helm, luka di kepalanya cukup parah,” katanya.
Apa penyebab kecelakaan itu? Siswanto mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. Dia hanya menjelaskan kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan. Masing-masing adalah sepeda motor Suzuki Samsh yang dikendarai korban.
Kemudian mobil sedan KIA nopol S-1336-YZ yang dikendarai Mustofa (45), warga Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno, serta mobil pikap Daihatsu Grandmax S-8140-WO yang dikemudikan Lukman Asroni (39) Desa/Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. “Kedua pengemudi tidak luka,” katanya.
Sementara itu, Fathur Rosyid (45), saksi mata di lokasi menjelaskan, semula sepeda motor Suzuki Smash melaju dari arah utara ke selatan. Sesampainya di TKP diduga kurang menjaga jarak aman sehingga menabrak sedan KIA nopol S-1336-YZ di depannya yang sedang mengerem.
Akibatnya, pengendara motor terjatuh dan terbanting ke aspal. Sedangkan sepeda motor tersebut terus melaju sejauh lima meter hingga menabrak mobil pikap yang berjalan dari arah berlawanan. “Jadi yang terakhir itu hanya motor saja yang menabrak pikap, karena pengedaranya sudah jatuh,” ujar Fathur. [suf]






