Bangkalan (beritajatim.com) – Ambisi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membangun 3 juta rumah mendapat sorotan kritis dari Syafiuddin, anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan Madura. Legislator yang akrab disapa Ba Syafi ini membandingkan target tersebut dengan legenda Roro Jonggrang, di mana Bandung Bondowoso harus membangun seribu candi dalam satu malam.
“Target 3 juta rumah ini seperti kisah Bandung Bondowoso yang membangun seribu candi dalam satu malam untuk Roro Jonggrang,” kata Syafiuddin, Selasa (5/11/2024).
Menurutnya, dengan anggaran sebesar Rp3.621,3 triliun, target tersebut bukanlah tugas yang mudah.
Syafiuddin menekankan bahwa untuk mencapai target 3 juta rumah, pembangunan per hari harus mencapai sekitar 8.000 unit, atau setara dengan 335 unit per jam. Tantangan besar ini, menurutnya, memerlukan dukungan dan pemahaman lebih lanjut dari pihak Badan Anggaran (Banggar) DPR agar program ini dapat terealisasi.
Untuk membantu pencapaian target ini, Syafiuddin menawarkan solusi berupa sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.
“Sinergi ini penting. Di Madura, misalnya, terdapat banyak lahan terlantar milik badan usaha dengan status hak guna pakai yang tidak dimanfaatkan hingga 20-30 tahun. Lahan-lahan ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung program 3 juta rumah,” paparnya.
Lebih lanjut, Syafiuddin mengusulkan agar rumah-rumah tersebut diprioritaskan tidak hanya untuk masyarakat miskin, tetapi juga untuk prajurit TNI-Polri yang kondisi ekonominya di bawah rata-rata.
“Dengan begitu, program ini akan lebih menyentuh dan memberikan manfaat bagi berbagai lapisan masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.
Dengan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi, Syafiuddin berharap agar Kementerian PKP dapat mempertimbangkan solusi yang lebih realistis dalam mencapai target besar ini.
Rekomendasi Meta Deskripsi dan Kata Kunci
Meta Deskripsi:
Anggota DPR Syafiuddin mengkritik target pembangunan 3 juta rumah dari Kementerian PKP yang dinilai sulit dicapai dan mirip legenda Roro Jonggrang. Ia menawarkan solusi sinergi daerah dan pemanfaatan lahan terlantar.
Kata Kunci:
target 3 juta rumah, Kementerian PKP, Syafiuddin DPR, sinergi pemerintah daerah, lahan terlantar, kritik pembangunan perumahan






