Banyuwangi (beritajatim.com) – Hidayah salah seorang warga Kecamatan Kalibaru mengaku cukup terbantu atas program penanganan stunting di Banyuwangi. Berkat program itu, buah hatinya kini semakin sehat dan mendapatkan gizi yang cukup.
“Terima kasih Bu Ipuk, anak saya sekarang jauh lebih sehat, berat badannya bertambah, dan gizinya tercukupi,” kata Hidayah (33), salah seorang warga, Sabtu (26/10/2024).
Begitu juga Umi Kulsum warga lainnya. Dia mengaku selama ada program penanganan stunting itu, dirinya mendapatkan sejumlah bantuan untuk anaknya.
“Bantuan berupa ayam, telur, kacang hijau, dan susu sangat membantu. Anak saya diperiksa setiap bulan di Posyandu, dan perkembangan kesehatannya terlihat jelas,” ujar Ummi Kulsum (29).
Benar saja, Calon Bupati Ipuk Fiestiandani meluncurkan program simultan Banyuwangi Tanggap Stunting (BTS) pada Juli 2022 saat menjadi bupati. Program itu menjangkau ribuan anak di berbagai pelosok desa.
Bahkan, pada implementasinya mereka telah teridentifikasi by name by address, berikut faktor resikonya. Program BTS menyediakan bantuan makanan bergizi tambahan bagi anak yang telah terindikasi stunting.
Praktiknya, gizi anak mulai makanan empat sehat lima sempurna yang disalurkan melalui Posyandu tercukupi. Tak hanya itu, setiap bulan kader Posyandu jemput pula bola melakukan pemeriksaan pada anak-anak terindikasi stunting.
Seperti di Kecamatan Kalibaru, banyak anak yang kini terlepas dari stunting. Para orang tua meminta Ipuk untuk terus melanjutkan program tersebut. Hal itu disampaikan ketika bertemu Ipuk yang sedang berada di Kalibaru.
“Terima kasih, Bu Ipuk, atas program ini. Kami semua berharap program ini bisa terus dilanjutkan. Anak-anak kami sekarang jauh lebih sehat,” ungkap Kulsum.
Mendengar permintaan itu, Paslon 01 ini bertekad untuk memperkuat program BTS tersebut. Ipuk mengatakan perlunya penanganan stunting karena bukan hanya terkait masalah kesehatan, namun dampak jangka panjangnya pada pembangunan manusia dan ekonomi bangsa di masa depan.
“Kesehatan anak-anak adalah kunci masa depan. Ke depan program ini akan kami perkuat lagi dengan berbagai program pendukung,” pungkas Ipuk. [rin/suf]






