Lumajang (beritajatim.com) – Sebuah kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalan raya Lumajang-Jember, tepatnya di Kecamatan Jatiroto, pada Kamis (24/10) sore. Peristiwa tragis ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sebuah truk bermuatan pakan ayam berusaha menyalip kendaraan di depannya di sebuah tikungan. Namun, dari arah berlawanan, muncul sebuah bus yang kemudian bertabrakan dengan truk tersebut. Benturan keras yang terjadi menyebabkan truk bermuatan tebu yang berada di belakang ikut terdorong hingga terperosok ke halaman rumah warga.
Korban jiwa dalam kecelakaan ini adalah pengemudi truk bermuatan pakan ayam, Muhammad Yusuf (51). Tubuhnya mengalami luka yang sangat parah akibat terjepit di bawah kendaraan.
Seorang warga setempat, Sidiq, yang pertama kali menemukan korban, mengungkapkan bahwa kondisi tubuh Yusuf sangat mengenaskan. “Saat ditemukan, kondisi korban sangat memprihatinkan. Tangannya putus, rusuknya hancur, dan organ dalam terlihat rusak,” ujar Sidiq.
Sementara itu, pengemudi bus dan beberapa penumpang mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Haryoto untuk mendapatkan perawatan medis. Pengemudi truk bermuatan tebu, Sanan (44), mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut.
“Maaf tidak bisa menjelaskan banyak, saya masih trauma berat” ungkap Sanan.
Kanit Laka Lantas Polres Lumajang, Ipda Yoyok Widarto, menjelaskan bahwa kecelakaan maut ini disebabkan oleh kelalaian pengemudi truk yang memaksakan diri untuk menyalip di tempat yang tidak memungkinkan. Kondisi jalan yang menikung juga menjadi faktor yang memperparah situasi.
“Pengemudi truk tidak berhati-hati dan memaksakan diri menyalip di tikungan. Hal ini menyebabkan kecelakaan yang sangat fatal,” tegas Ipda Yoyok.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi kejadian secara lebih detail. Kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagian besar telah berhasil dievakuasi, namun masih ada satu truk yang terjebak di halaman rumah warga dan belum bisa diangkat. [vid/ian]






