Mojokerto (beritajatim.com) – Tumpukan karung berisi sekam yang berfungsi sebagai jalur penyelamat untuk kendaraan yang mengalami rem blong di turunan Gotekan, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto diperbaiki usai terbakar beberapa hari lalu.
Perbaikan jalur penyelamat melibatkan personil gabungan yakni TNI/Polri, Potensi Relawan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mojokerto. Para personel bahu membahu membenahi dan memasang tumpukan sekam baru. Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Muhammad Hariyazie juga turun langsung.
Bersama para relawan, Kasat turun langsung untuk memperbaiki jalur penting di jalur alternatif Batu-Mojokerto tersebut. Perbaikan jalur penyelamat di turunan Gotekan, Desa Pacet diperbaiki pada, Selasa (22/10/2024) kemarin setelah sebelumnya diduga sengaja dibakar oleh oknum tak bertanggung jawab.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Muhammad Hariyazie mengatakan, pihaknya bergerak cepat mengoordinasikan proses perbaikan dengan melibatkan masyarakat setempat.
“Kami mendapatkan informasi relawan jika jalur penyelamat terbakar sehingga kami tindak lanjuti,” ungkapnya.
Sejak kejadian kebakaran yang terjadi pada, Minggu (20/10/2024) lalu, jalur penyelamat jalur turunan Gotekan sempat tidak bisa difungsikan. Sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengemudi yang sering melintasi jalur alternatif Batu-Mojokerto tersebut.
“Kepada warga sekitar untuk lebih waspada dan melaporkan segera jika melihat aktivitas mencurigakan di area tersebut. Penyelidikan terkait dugaan pembakaran tumpukan sekam di turunan jalur Gotekan masih terus dilakukan. Kita tidak mau ada dan semakin banyak korban lagi terkait kecelakaan lalu-lintas di jalur ini,” ujarnya.
Berkat kerja sama antara polisi gabungan dengan TNI, Potensi Relawan, DPUPR dan masyarakat, jalur penyelamat di turunan Gotekan tersebut kini telah kembali berfungsi. Pihaknya berharap jalur penyelamat tersebut mampu meminimalisir risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintasi jalur rawan di Pacet.
Jalur ini biasanya digunakan oleh kendaraan dari arah Batu yang mengalami masalah rem di turunan curam tersebut. Tumpukan karung berisi sekam berfungsi untuk mengurangi kecepatan dan menghentikan laju kendaraan yang melaju tak terkendali.
Salah satu relawan, Mustofa mengatakan, masyarakat setempat turut serta dalam penggadaan sekam dan membantu proses pembangunan ulang.
“Bentengnya sudah habis tidak bisa digunakan lagi karena benteng ini dibuat untuk jika ada kendaraan yang rem blong bisa berhenti disini,” katanya. [tin/aje]
![Jalur Penyelamat di Turunan Pacet Mojokerto Diperbaiki Usai Tumpukan Sekam Terbakar Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Muhammad Hariyazie bersama personel gabungan memperbaiki tumpukan sekam di jalur penyelamat turunan Gotekan, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241023-WA0000.jpg)





