Bondowoso (beritajatim.com) – Tim pasangan calon (paslon) Abdul Hamid Wahid-As’ad Yahya Syafi’i menargetkan kemenangan mutlak di pemilihan bupati (Pilbup) Bondowoso 2024.
Ketua Tim Pemenangan Ra Hamid-Ra As’ad (RAHMAD), Ahmad Dhafir bahkan mematok target kemenangan hingga 80 persen.
Dasarnya adalah solidnya kekuatan dukungan dari pengurus partai, simpatisan hingga basis kultur di tataran akar rumput.
“Target menang 80 persen,” kata Ahmad Dhafir kepada beritajatim.com, Selasa (22/10/2024).
Ia pun menyebut bahwa kekuatan tim paslon RAHMAD sudah bisa dibaca oleh masyarakat dan telah tampak di permukaan.
“Saya kira sudah bisa dibaca bagaimana kekuatan RAHMAD. Partai pengusungnya juga, tim di lapangan juga. Dan mereka tim relawan, bukan tim bayaran,” katanya.
Pria yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso ini menerangkan bahwa para relawan tim paslon RAHMAD bergerak menggunakan biaya sendiri.
“Orang yang menggunakan biaya sendiri lebih semangat untuk memenangkan,” katanya.
Bahkan, kata Dhafir, banner dan baliho RAHMAD yang selama ini terpasang bukan dari tim tapi dari para relawan.
“Bukan juga disponsori oleh satu orang. Apalagi disponsori oleh pengusaha. Untuk RAHMAD tidak menerima sponsor dari pengusaha,” tegasnya.
Dhafir menilai bahwa seluruh tim paslon RAHMAD memiliki tanggungjawab untuk memenangkan calon yang didukungnya.
“Masyarakat tidak hanya dirapatkan untuk menentukan pilihan tapi juga ikut memiliki. Kemudian yang terpilih merasa terpanggil untuk menjawab kebutuhan rakyat,” bebernya.
Ia menambahkan, hal ini akan berbeda dengan calon yang disponsori oleh pengusaha yang ujungnya membuat masyarakat seolah dibodohi.
“Tidak hanya sekedar nyalon, ada sponsor, rakyat dibodohi suruh milih. Sehingga yang dipilih tidak punya rasa tanggungjawab seperti yang diusulkan dan dibiayai oleh rakyat,” pungkasnya. [awi/beq]







3 Komentar
Yang membodohi itu bukan pengusaha, tapi politisi.
Berkampanye dengan santun akan lebih mulia daripada saling menjatuhkan dan saling mencela.
Berkampanye dengan santun akan lebih mulia daripada saling menjatuhkan dan saling menghemat, mencela.
Siapapun yg terpilih kita hormati