Malang (beritajatim.com) – Apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 di lapangan Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Selasa (22/10/2024) berlangsung meriah.
Berbeda dari tahun sebelumnya, apel HSN hari ini mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” ini, juga diwarnai dengan atraksi pencak silat Pagar Nusa. Salah satu organisasi seni bela diri terbesar yang didirikan oleh Nahdlatul Ulama (NU) tahun 1986 silam.
Ketua Tanfidziyah NU Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Abdul Azis Mufti mengatakan, apel upacara peringatan HSN ini merupakan giat tahunan sejak pemerintah menetapkan 22 oktober sebagai HSN.
“Untuk jumlah peserta apel peringatan HSN ke-10 ini ada sekitar 2000 peserta. Jumlah itu terdiri dari
Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, IPNU, seluruh lembaga ma’arif NU, MTsN Malang 4 dan seluruh Badan Otonomi (Banom) NU,” terang
Abdul Azis, Selasa (22/10/2024).
Kata Abdul Azis, hadir juga sebagai undangan para pimpinan lembaga Ma’arif, Pondok Pesantren, Muspika, Kepala Desa se-Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Anggota DPRD Kabupaten Malang, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
“Untuk peserta dari lembaga formal Dispendik Korwil Kecamatan Sumbermanjing Wetan yaitu dari Pul Sumbermanjing Wetan dan Desa Klepu,” ucapnya.
Lebih jauh, Abdul Azis menjelaskan, tujuan peringatan HSN ini yaitu untuk meneladani, mengenang keberadaan santri dan ulama’ agar santri selalu mengikuti jejak dan langkah para kyai dan para masayidnya.
“Semoga peringatan HSN tahun 2024 saat ini kedepan bisa lebih maju serta lebih baik. Atas nama pengurus NU MWC Kecamatan Sumbermanjing Wetan, kami mengucapkan ribuan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya kegiatan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Pamuji menjelaskan, memenuhi undangan MWC NU Kecamatan Sumbermanjing Wetan, pihaknya mendatangkan peserta upacara sebanyak 2 pleton peserta anak didik.
Pamuji menegaskan, jumlah itu terdiri dari Pul Sumbermanjing Wetan dan Klepu. Selain anak didik, juga diikuti semua dewan guru, Kepala Sekolah dan seluruh guru agama.
“Sesuai tema Peringatan HSN ini yaitu Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan. Yang artinya dewan guru khususnya jajaran Korwil Dispendik Sumbermanjing Wetan, siap meningkatkan kerjasama yang baik dalam pendidikan kedepan,” Pamuji mengakhiri. (yog/but)






