Pacitan (beritajatim.com) – Menyongsong Pemilu 2024, KPU Pacitan telah menyiapkan serangkaian langkah untuk mendukung kelancaran masa kampanye yang berlangsung dari 25 September hingga 23 November.
Dalam periode 60 hari ini, terdapat dua jenis kampanye yang akan dilakukan, pertama difasilitasi oleh KPU dan yang kedua difasilitasi oleh masing-masing calon.
Kampanye yang difasilitasi oleh KPU mencakup tiga kali debat publik yang direncanakan untuk memberikan platform bagi kandidat dalam menyampaikan visi dan misi mereka.
Selain itu, KPU juga akan menyebarkan berbagai alat peraga kampanye ke seluruh desa di Pacitan. Rinciannya, alat peraga tersebut meliputi lima titik baliho yang akan dipasang di lokasi strategis, dua titik spanduk di setiap desa, serta dua puluh umbul-umbul per kecamatan. Tidak ketinggalan, ribuan leaflet dan poster juga akan disediakan untuk masing-masing calon, sehingga masyarakat dapat lebih mengenal para calon bupati dan wakil bupati.
Sementara itu, kampanye yang difasilitasi oleh para calon sendiri akan mencakup kampanye terbuka, kampanye di ruang tertutup, serta pemanfaatan media sosial dan bentuk kampanye lain sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Dalam masa kampanye selama kurang lebih 60 hari ini, kami memang menyiapkan sejumlah alat dan media untuk berkampanye. Baik fisik berupa baliho contohnya, dan berupa debat publik sebanyak tiga kali,” ungkap Aswika Budhy Arfandy, Ketua KPU Pacitan.
Dengan beragam inisiatif yang dirancang oleh KPU dan calon, diharapkan proses kampanye ini berjalan efektif dan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 di Pacitan. (sul/ted)






