Gresik (beritajatim.com) – Api yang berkobar melalap unit asam sulfat PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, akhirnya bisa dikendalikan.
Dalam kejadian kebakaran tersebut, seluruh karyawan dipastikan aman, dan tidak ada korban jiwa.
Kebakaran yang sempat melanda unit asam sulfat PTFI di KEK Gresik, sempat membuat karyawan yang bekerja di shift malam panik. Pasalnya, api tiba-tiba berkobar tinggi, dan sampai saat ini belum diketahui penyebab terjadinya.
Vice President Corporate Communication PTFI Katri Krisnati menuturkan, terkait dengan kejadian ini, tim tanggap darurat dengan cepat menangani kebakaran yang melanda unit asam sulfat.
“Dalam waktu relatif singkat, dan dukungan dari lembaga atau perusahaan serta pemerintah daerah di Gresik. Api yang semula membesar bisa dikendalikan sambil memantau situasi,” tuturnya, Senin (14/10/2024).
Ia menambahkan, terkait dengan kejadian kebakaran ini, PTFI akan melakukan asesmen dari kerusakan yang terjadi dan mengevaluasi penyebab utama kejadian kebakaran setelah area di unit asam sulfat aman untuk dimasuki.
“Penyebab kebakaran masih diselidiki. Pasalnya, area yang terbakar masih belum aman,” imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pabrik pemurnian tembaga PT Freeport Indonesia yang berada di KEK Gresik mengalami kebakaran. Api yang berkobar terlihat jelas di sekitar Kecamatan Manyar yang berdekatan lokasi kejadian. [dny/ian]






