Malang (beritajatim.com) – Gaya blusukan menjadi ciri khas calon Wali Kota Malang, Moch Anton. Metode kampanye dari pasar ke pasar dia lakukan karena menjadi kebiasaannya sejak menjadi Wali Kota Malang periode 2013-2018.
Terbaru dia bertemu ratusan pedagang di Pasar Bunul pada Jumat, (11/10/2024). Di sana Abah Anton banyak dielu-elukan pedagang. Tidak hanya sekedar berbincang mereka juga mengajak Abah Anton untuk berswafoto.
“Saya merasa terharu mengetahui Abah Anton akan kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Malang, dan pasti saya akan memilih,” ujar salah satu pedagang, Lukman Hadi.
Seorang pedagang lainnya adalah Eva. Dia menyebut selama Kota Malang dijabat Abah Anton pada 2013-2018 silam banyak perubahan yang dirasakan oleh masyarakat. Dia pun mengisyaratkan akan mendukung Abah Anton di Pilwali Kota Malang nanti.
“Saya terkesan saat beliau mimpin, orangnya baik peduli dengan wong cilik. Beliau mau mendengarkan keluhan rakyat kecil, bahkan terjun langsung tanpa canggung,” ujar pedagang madu hitam itu.
Di Pilwali Kota Malang Abah Anton maju bersama Dimyati Ayatullah. Paslon nomor urut 3 ini diusung oleh PKB, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Ummat. (luc/ian)






