Pamekasan (beritajatim.com) – Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, Ali Masykur dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Periode 2024-2029.
Pengukuhan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Pamekasan, dalam rangka Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Pamekasan, di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Kamis (10/10/2024) kemarin.
Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Pj Bupati Pamekasan, Masrukin, didampingi Ketua DPRD Pamekasan Sementara, Halili Yasin, serta para legislator, termasuk sejumlah perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), KPU, Bawaslu hingga undangan lainnya.
Informasi yang dihimpun beritajatim.com, pengambilan sumpah dan janji tersebut dilakukan khusus unsur pimpinan dan dipandu langsung oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan.
Unsur pimpinan wakil rakyat yang berkantor di Jl Kabupaten 107 Pamekasan, terdiri dari empat orang legislator, masing-masing Ali Masykur (Ketua), serta tiga orang dari tiga partai poltik (parpol) berbeda yang didapuk sebagai Wakil Ketua DPRD Pamekasan.
Ketiga wakil ketua DPRD Pamekasan, masing-masing Ismail (Partai Demokrat), Khairul Umam (Partai Kebangkitan Bangsa), serta Moh Khomarul Wahyudi (Partai Bulan Bintang).
Sejauh ini, DPRD Pamekasan baru kelar membentuk komposisi fraksi pasca mereka dilantik sebagai wakil rakyat. Masing-masing Fraksi PPP dipimpin Andy Suparto, Fraksi Demokrat dipimpin Moh Ali, Fraksi PKB dipimpin Moh Faridi, Fraksi PBB dipimpin Maltuful Anam, Fraksi PKS dipimpin Suryono, dan Fraksi Nasdem dipimpin Mustafa Afif.
Dua fraksi lainnya merupakan fraksi gabungan dari parpol koalisi, meliputi Fraksi Golkar, PAN dan Gerindra dipimpin Rize Ikhwan Muttaqin, serta Fraksi Gelora dan PDI Perjuangan, dipimpin Mohammad Saedy Romli.
Sementara terdapat sebanyak 11 parpol mendelegasikan kader terbaik dan memiliki kursi di Gedung Wakil Rakyat. Meliputi tiga parpol dengan torehan 7 kursi, yakni Demokrat, PBB dan PKB. Dua parpol berbeda dengan torehan 4 kursi, yakni PKS dan Nasdem. Partai Golkar dengan torehan 3 kursi, dua parpol berbeda dengan torehan 2 kursi, yakni Partai Gelora dan Gerindra, serta 1 kursi PAN. [pin/aje]






