Mojokerto (beritajatim.com) – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Paransa mengajak untuk tidak golongan putih (golput) saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, 27 November 2024. Hal tersebut disampaikan saat bertemu karyawan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, Rabu (9/10/2024).
“Saya Khofifah Indar Parawansa insya Allah kembali akan mengikuti pencalonan Gubernur Jawa Timur beserta Pak Emil Elestianto Dardak, menurut pengundian nomor di KPU Jawa Timur, Khofifah-Emil mendapatkan nomor 2. Mudah-mudahan kita semua diberikan kemudahan dan kemenangan oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Masih kata mantan Gubenur Jawa Timur 2018-2023 ini, kunjungannya ke perusahaan yang bergerak di bidang industri kertas, kemasan dan produk kertas lainnya adalah bagian dari sosialisasi. Sehingga ia berharap para karyawan PT Tjiwi Kimia untuk hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 November 2024 mendatang.
“Gunakan hak pilih panjenengan, jangan golput. Setuju? Datang ke TPS coblos nomor 2. Terima kasih semuanya, semoga panjenengan semuanya bisa mengajak keluarga, mengajak kawan-kawannya, mengajak tetangganya untuk 27 November 2024, Pemilihan Gubernur Jawa Timur, Khofifah-Emil nomor 2. Matur suwun semuanya,” ujarnya.
Mantan Menteri Sosial RI ini menegaskan, kunjungannya tersebut selain sosialisasi juga untuk memaksimalkan dukungan dari kaum karyawan pabrik. Diketahui jadwal kampanye Khofifah di hari ke 15, selain ke PT Tjiwi Kimia juga ke PT Maspion I di Sidoarjo dan pengajian Maulid Nabi Muhammad di Gresik.
“Bismillah melakukan maksimalisasi penyapaan, tentu kita berharap akan Kota capai maksimalisasi dukungan. Maksimalisasi penyapaan mudah-mudahan mencapai maksimalisasi dukungan. Mudah-mudahan. Aku nang pasar barang, yo sholawatan (saya ke pasar, ya sholawatan juga),” tegasnya.
Terkait debat perdana Calon Gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timue 2024 yang dilaksanakan pada 18 Oktober 2024 di Surabaya, Khofifah mengaku sudah melakukan sejumlah persiapan. Debat pertama mengusung tema kebutuhan dasar dengan sejumlah subtema yakni sektor pendidikan, kesehatan, kependudukan, dan kedaulatan pangan.
“Persiapan debat, saya, panitia dengan Mas Emil sudah koordinasi baik secara teknis maupun kwalitatif. Kita tidak pernah underestime terhadap apa yang harus kita siapkan, bismillah insya Allah kita siap,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi menegaskan, Khofifah-Emil harus kembali memimpin Jawa Timur dengan alasan karena Khofifah merupakan 100 tokoh terpenting di dunia. “Karena Jawa Timur satu-satunya provinsi yang mendapatkan penghargaan terbanyak di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Sebanyak 650 penghargaan disabet Khofifah Indar Parawansa selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur 2018-2023. Jawa Timur menjadi lumbung pangan nasional. Fauzi menjelaskan, jika anak buruh dan pekerja di Jawa Timur diberikan kuota 5 persen untuk pendidikan anak buruh dan pekerja.
“Semua lembaga survey mensurvei Ibu Khofifah di atas 67 persen, kira-kira menargetkan 80 persen kita setuju. Dengan adanya pendidikan yang di support oleh Bu Gubernur tentu ini adalah tidak sama dengan provinsi-provinsi lain. Dimana mereka (anak buruh dan pekerja) mendapatkan kuota 5 persen,” katanya.
Turut hadir Advisor PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, Gijan Ongkoredjo dan jajaran manajemen PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. Dalam kesempatan tersebut selain mengajak bersholawat, Khofifah juga bernyanyi bersama para karyawan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk dan membagikan kaos bergambar Khofifah-Emil. [tin/but]







