Sumenep (beritajatim.com) – Harga cabai di pasar tradisional Sumenep semakin hari semakin merosot. Awal pekan ini, harga cabai merah turun menjadi Rp12.000 per kg. Sedangkan cabai rawit Rp 28.000 per kg.
“Harga cabai memang turun drastis, karena sudah masuk masa panen. Hasil panennya bagus. Jadi stok melimpah. Mangkanya harga di pasaran jadi turun,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, Senin (30/09/2024).
Sementara untuk harga daging sapi awal pekan ini mulai turun. Semula Rp 130.000, sekarang menjadi Rp 128.000 per kg. Sedangkan untuk komoditas daging ayam, harganya masih stabil. Untuk daging ayam broiler atau ayam potong, tetap Rp 38.000 per kg, dan daging ayam kampung Rp 90.000 per kg.
“Untuk daging sapi harganya mulai turun karena permintaan juga turun. Kalau pekan-pekan kemarin permintaan tinggi seiring banyaknya acara Maulud Nabi,” ujarnya.
Sementara komoditas lain seperti bawang khususnya bawang merah, harganya naik Rp 1.000 menjadi Rp 26.000 per kg. Untuk bawang putih stabil Rp 36.000 per kg.
“Untuk
harga telur ayam ras tidak mengalami perubahan, tetap Rp 27.000 per kg. Sedangkan telur ayam kampung juga stab Rp 48.000 per kg,” terang Idham.Sedangkan harga minyak goreng pekan ini tidak mengalami perubahan. Minyakita Rp 16.000 per liter, minyak goreng curah Rp 17.000 per liter, dan minyal goreng kemasan Rp 19.000 per liter.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/aje]






