Jakarta (beritajatim.com) – Francesco “Pecco” Bagnaia (Ducati Lenovo) menjadi yang tercepat dalam balapan Sprint di MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (28/9/2024) siang.
Ketika Pecco meraih kemenangan, Jorge Martin (Pramac Ducati) yang menjadi pesaing terkuatnya, melakukan kesalahan dengan terjatuh di Tikungan 16 lap pertama.
Selepas itu Pecco Bagnaia tak melakukan kesalahan sedikit pun setelahnya dalam perjalanan menuju kemenangan sprint race kelimanya tahun ini.
Dengan selisih 12 poin penuh yang menguntungkannya, itu berarti Pecco Bagnaia telah memangkas keunggulan Martin di klasemen keseluruhan menjadi 12 poin.
“Semua orang tahu betapa pentingnya meraih poin. Kami unggul 12 poin, jadi berkat kesalahan Jorge, kami kembali mendekatinya,” kata Bagnaia usai balapan.
Enea Bastianini (Ducati Lenovo) menempati posisi kedua di belakang Pecco. Sementara itu, Marc Marquez (Gresini Racing) finis ketiga.
Marquez mengalami kecelakaan dua kali saat kualifikasi dan memulai balapan dari baris keempat, sukses melakukan start yang luar biasa untuk naik ke posisi tiga.
“Q2 adalah mimpi buruk bagi saya saat ini, tetapi kami tetap bekerja keras, kami mencoba memahami apa yang sedang terjadi. Setelah apa yang terjadi kualifikasi dan sesi latihan itu, posisi ketiga di podium terasa lebih dari lebih baik,” ujar Marquez.
Di belakang ketiga pembalap ini adalah Marco Bezzecchi dari VR46 Racing. Sementara Franco Morbidelli (Pramac Ducati) berhasil finis di posisi lima. (faw/ian)






