Buriram (beritajatim.com) – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, langsung menunjukkan kapasitasnya dalam debut di ajang Moto3 2026. Tampil di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (1/3/2026), Veda sukses menembus posisi lima besar pada balapan perdananya di level kejuaraan dunia.
Mengawali lomba dari posisi kelima, pembalap Honda Team Asia itu mampu menjaga ritme di lap awal. Ia sempat turun posisi setelah dilewati Ryusei Yamanaka dan David Munoz. Namun situasi berubah cepat ketika Yamanaka terjatuh pada Lap 2, membuat Veda naik ke posisi keenam.
Momentum tersebut dimanfaatkan dengan baik. Veda kembali menyalip Munoz dan merangsek ke posisi lima besar. Pada Lap 7, setelah Alvaro Carpe melebar, ia naik ke posisi keempat. Tak lama berselang, Veda melakukan manuver atas Adrian Fernandez untuk merebut posisi ketiga.
Selama beberapa lap, Veda terlibat dalam persaingan ketat di zona podium bersama para pembalap papan atas seperti David Almansa dan Maximo Quiles yang memimpin jalannya lomba.
Namun pada Lap 12, Veda sedikit melebar di Tikungan 5 sehingga harus kembali bersaing ketat dengan Carpe, Fernandez, serta Valentin Perrone. Hingga garis finis, pembalap asal Indonesia itu akhirnya mengamankan posisi kelima.
Dalam keterangan resmi tim, Veda menyebut debutnya sebagai pengalaman luar biasa. Ia mengaku banyak belajar dari balapan tersebut, termasuk soal manajemen ban dan adaptasi terhadap cuaca panas di Buriram.
Hasil finis kelima membuat Veda mengoleksi 11 poin dan menempati peringkat lima klasemen sementara Moto3 2026. Capaian ini menjadi awal positif bagi kiprahnya di musim debut.
Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Brasil pada 20–22 Maret 2026. Veda memastikan akan terus bekerja keras bersama tim untuk meningkatkan performa dan bersaing lebih konsisten di barisan depan. (aga)






