Jember (beritajatim.com) – Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Arif Wibowo memimpin tim pemenangan pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Arif juga dikenal sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Jember dan anggota DPR RI. Posisi sekretaris dijabat Rico Nurfiansyah Ali, mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang pernah menjadi bagian dari tim pemenangan calon bupati Sugiarto pada Pilkada Jember 2015 dan Faida pada Pilkada Jember 2020.
Kendati hanya diusung PDI Perjuangan, jumlah anggota tim pemenangan tingkat kabupaten ini cukup gemuk yakni 140 orang. Selain itu masih ada tim kecamatan yang terdiri atas 31 orang dan dua orang petugas penghubung.
Tidak ada nama tokoh masyarakat Jember nonpartai yang dimasukkan dalam tim pemenangan tersebut. “Kami memang sengaja tidak menyampaikan ke publik siapa saja tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda yang sepakat berjuang bersama-sama Ji Hendy dan Gus Firjaun,” kata Rico, Kamis (26/9/2024).
Rico mengatakan ada pertimbangan khusus untuk tidak memasukkan nama-nama tokoh publik dalam tim. Namun dia tidak menjelaskan pertimbangan khusus yang dimaksud.
Tim tersebut juga tidak dikukuhkan dalam sebuah acara deklarasi besar-besaran. “Kami memang sengaja tidak melakukan deklarasi besar-besaran, karena kita tahu kondisi perekonomian global dan nasional yang berdampak pada perekonomian di masing-masing keluarga saudara-saudata kita yang mengencangkan ikat pinggang,” kata Rico.
“Dengan situasi seperti ini, kami merasa kurang elok jika kami membuat acara besar-besaran dan terkesan berfoya-foya. Bagi kami pesta demokrasi yang ada hari ini adalah cerminan perasaan dan situasi rakyat Indonesia. Karena kondisinya tidak baik-baik saja, kami tidak ingin dianggap mengingkari kondisi masyarakat Jember pada khususnya yang membuat kita semua mengencangkan ikat pinggang,” kata Rico.
Namun tanpa acara deklarasi besar-besaran, tim pemenangan Hendy-Firjaun tetap percaya diri. “Ini tidak mengurangi target kami untuk mematok angka kemenangan 70 persen. Sebagaimana disampaikan Pak Bupati dan Wakil Bupati, Pak Hendy dan Gus Firjaun, target kami menang mutlak,” kata Rico,
Gambaran kemenangan mutlak ini, menurut Rico, sangat sederhana. “Haji Hendy dan PDI Perjuangan adalah irisan yang berbeda. Dalam Pilkada 2020, kami tidak berada dalam posisi yang sama. Jadi dibayangkan saja, dengan kemenangan Haji Hendy dan Gus Firjaun pada Pilkada 2020 ditambah kekuatan kami PDI Perjuangan serta jaringan relawan, saya rasa sudah cukup memberi jawaban ke publik bahwa target kemenangannya tebal,” katanya.
Apalagi, calon wakil bupati Faida pada Pilkada Jember 2020, Dwi Arya Nugraha Oktavianto, sudah menegaskan dukungan untuk Hendy-Firjaun. Oktavianto ikut mengantarkan pasangan tersebut dalam acara pengundian nomor urut calon, Senin (23/9/2024) malam. [wir]






