Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Polsek Pungging bersama Unit Laka Lantas Polres Mojokerto berhasil mengamankan sopir dump truk, Wawan Ardianto (28). Warga Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ini melarikan diri usai menabrak pengendara motor ibu-anak.
Kedua korban yakni Miming Srie Arifiani (45) dan ASW (14) warga Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Kecelakaan lalu-lintas yang merenggut dua korban jiwa ini terjadi pada, Sabtu (21/9/2024) pukul 08.15 WIB di Jalan Raya Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Saat itu, dump truck nopol S 9973 NH yang dikendarai pelaku berjalan dari arah utara atau dari Prambon, Kabupaten Sidoarjo ke Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Tepat di depan pabrik benang Jelita, pelaku mendahuii kendaraan trailer dari sisi kanan. Saat berada di tengah jalan berpapasan dengan pengendara sepeda motor.
Korban Miming Srie Arifiani (45) membonceng anaknya, ASW (14) tesebut mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nopol S 4530 NO berjalan dari arah berlawanan. Diduga akibat kerasnya adu moncong tersebut, pengendara motor Miming Srie Arifiani (45) tewas di lokasi kejadian dengan luka serius di bagian kepala.
Anak korban yang mengalami luka patah pada tangan bagian kanan dievakuasi ke IGD RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari. Namun korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto tersebut. Usai kecelakaan, sopir dump truck nopol S 9973 NH melarikan diri.

Masih kata Kasi Humas, ditemukan rekaman CCTV dari pabrik benang PT Jelita dan pabrik kertas PT Karta Rajasa. Petugas menemukan ciri ciri kendaraan penabrak yang melarikan diri yaitu jenis dump truck warna bak merah dengan ciri ada stiker tangan di kaca samping kiri. Berbekal rekaman CCTV tersebut, petugas melakukan penyelidikan.
“Setelah mendapatkan informasi bahwa kendaraan truck tersebut biasa melintas di wilayah Kutorejo, petugas bergegas menyelidiki di daerah Kutorejo. Sekira pukul 12.30 WIB sopir bersama dump truk dapat dilakukan penangkapan saat melintas di Jalan Raya Kutorejo. Hasil interogasi, sopir mengakui telah menabrak pengendara sepeda motor,” katanya.
Saat mendahului kendaraan trailer tiba-tiba ada pengendara sepeda motor didepannya sehingga terjadi kecelakaan lalu-lintas. Sopir dump truk mengaku melarikan diri usai menabrak dua korban lantaran takut di massa. Sopir beserta dump truck langsung diserahkan ke Unit Laka Lantas Satlantas Polres Mojokerto guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. [tin/kun]






