Ponorogo (beritajatim.com) – Lembaga Manajemen Infaq (LMI) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan cara yang unik dan penuh edukasi melalui “Roadshow Dongeng.” Acara yang digelar di Kabupaten Ponorogo dan Pacitan ini menyasar siswa-siswi sekolah dasar, menghadirkan kisah-kisah inspiratif dengan pendekatan kreatif.
Roadshow ini sukses terlaksana di 41 sekolah negeri dan swasta, menarik perhatian banyak pihak berkat konsepnya yang segar dan inovatif.
Manajer LMI Area Ponorogo, Mariyatul Fitriyah, menyatakan bahwa kegiatan safari dongeng bukanlah hal baru, namun tetap menjadi magnet bagi sekolah-sekolah untuk berpartisipasi.
“Safari dongeng memang sudah sering dilakukan, tapi kami menghadirkan dongeng dengan pendekatan yang unik dan pendongeng yang ahli,” ujar Fitri dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (20/9/2024).
Pendongeng yang dihadirkan memiliki kemampuan luar biasa dalam menyampaikan kisah dengan teknik yang menarik, bertujuan melatih imajinasi siswa serta memperkaya pengalaman belajar mereka.
“Dengan dongeng yang menarik, siswa diajak untuk lebih imajinatif dan mengembangkan kecintaan terhadap membaca sejak dini,” tambahnya.
Selain menyajikan kisah-kisah inspiratif, acara ini juga diwarnai dengan penggalangan donasi untuk korban perang di Palestina. Siswa-siswi dan pihak sekolah yang hadir turut serta menyumbangkan sebagian uang jajannya, yang nantinya akan disalurkan sebagai bantuan bahan pokok bagi korban di Jalur Gaza.
“Aksi ini sekaligus mengajarkan nilai kepedulian dan kemanusiaan kepada anak-anak sejak usia dini,” jelas Fitri.
Melalui kegiatan ini, LMI berharap bisa memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan minat baca siswa. Selain itu, LMI juga ingin memotivasi para guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik bagi siswa.
“Semoga kegiatan ini bisa berdampak positif bagi siswa dan gurunya,” tutup Fitri. [end/beq]






