Medan (beritajatim.com) – Tim sepak bola Jawa Timur sukses meraih medali emas setelah mengalahkan tim Jawa Barat melalui tendangan penalti di menit ke-74 pada babak kedua, Selasa malam (18/9/2024) di Stadion Harapan Bangsa, Aceh.
Fakhri Husaini, pelatih tim sepak bola Jatim, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras para pemain.
Menurutnya, tim yang dibentuk dalam beberapa bulan terakhir ini memang pantas mendapatkan medali emas karena memiliki kualitas tinggi. “Pemain yang kami pilih berasal dari tim-tim berkualitas, baik dari Liga 3 Jawa Timur maupun Porprov,” jelas Fakhri.
Dengan persiapan yang hanya berlangsung selama dua bulan dan berbagai dinamika yang terjadi, Fakhri sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Jawa Timur.
“Ini adalah kerja keras semua pihak, dan saya berterima kasih kepada seluruh warga Jawa Timur,” tambahnya usai penyerahan medali emas.
Di sisi lain, Ketua Asprov Jatim, Ahmad Riyadh, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian tim sepak bola Jatim yang dinilai melampaui ekspektasi.
Riyadh mengakui bahwa mengingat persiapan yang singkat dan berbagai tantangan, target awal hanya menembus 8 besar. Namun, tim justru berhasil meraih gelar juara. “Ini benar-benar di luar ekspektasi, terutama karena pada PON 2016 kita gagal lolos, dan di PON 2021 hanya berhasil meraih perunggu,” kata Riyadh.
Kemenangan ini juga menandai akhir dari penantian 16 tahun tanpa gelar PON untuk sepak bola Jawa Timur. Terakhir kali mereka meraih medali emas adalah pada PON Kaltim 2008, dengan tim yang saat itu diperkuat bintang nasional Andik Vermansah dan dilatih oleh Aji Santoso. (way/ted)






