Malang (beritajatim.com) – Angka aksi bunuh diri di Indonesia kian membengkak. Dalam rangka peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, alumni Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya, Ns. Irhamna Nias Selena, bersama Irvan Bayu, merilis lagu berjudul “Lukai Luka”. Karya ini bertujuan untuk memberi pesan dalam tentang bagaimana setiap individu menghadapi luka batin dan penderitaan.
Penulis lirik, Irvan Bayu menerangkan bahwa lagu ini untuk memberi semangat kepada mereka yang berjuang melawan kesulitan hidup. Selain itu, juga mengingatkan bahwa keberanian sejati adalah memilih untuk terus melanjutkan hidup, meskipun dalam keadaan terpuruk.
“Makna Lagu “Lukai Luka” ini mengajak untuk percaya bahwa rasa sakit tidak akan bertahan selamanya. Pesan ini sangat relevan dengan peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang jatuh pada 10 September 2024 lalu, di perhatian terhadap pentingnya kesehatan mental semakin disoroti,” ujarnya.
Penggalan lirik seperti, Semua kan sirna, tak seperti yang kau kira, Percayalah lara tak kan selamanya, memberikan harapan bagi para pendengar untuk bangkit. “Kami harap mereka melanjutkan hidup, meyakinkan bahwa setiap luka bisa sembuh seiring waktu,” jelasnya Bayu.
Lagu “Lukai Luka” diproduksi oleh Irvan Bayu, yang juga berperan sebagai produser dan arranger. Bersama Irhamna, mereka menciptakan lagu yang penuh dengan emosi dan makna.
Lagu ini sudah tersedia di berbagai platform digital seperti YouTube dan layanan streaming lainnya. Para pendengar dari berbagai kalangan dapat menikmati karya ini.
Melalui lagu ini, Irhamna dan tim mengajak masyarakat untuk mendukung gerakan kesehatan mental dengan menonton, menyukai, dan berkomentar di platform YouTube. Mereka berharap lagu ini bisa menjadi sumber kekuatan bagi mereka yang sedang berjuang.
“Kami mengingatkan bahwa melanjutkan hidup ketika ingin menyerah adalah tindakan yang sangat berani dan layak diapresiasi,” katanya.
Karya ini bukan sekadar bentuk ekspresi seni, melainkan juga upaya nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan mental. Dengan dirilisnya Lukai Luka, Irhamna berharap lagu ini dapat menyentuh hati banyak orang dan menjadi pengingat bahwa meskipun dalam situasi terburuk, hidup tetap memiliki nilai yang berarti. [dan/aje]






