Jombang (beritajatim.com) – Pasar murah di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang diserbu oleh emak-emak, Rabu (11/9/2024). Sesuai dengan tema, sembako di pasar ini dilepas dengan harga murah. Bakti sosial ini digelar oleh Relawan WarSa (Warsubi-Salman).
Tentu saja, para relawan WarSa mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Mereka antusias membeli sembako di pasar dadakan yang banting harga tersebut. Pasalnya, beras yang dijual adalah beras Rojolele yang terkenal lezat.
Zainudin, warga Desa Seketi Kecamatan Mojoagung mengatakan, beras yang dijual di pasar murah tersebut jenis rojolele. Beras jenis itu biasanya dijual di atas harga Rp30 ribu per 3 Kg.
Namun di pasar murah, uang Rp30 ribu sudah bisa membawa pulang beras rojolele 3 kg, minyak goreng dan mie instan. “Alhamdulillah dengan pasar murah ini, masyarakat Mojoagung bisa beli beras dengan kualitas bagus,” ujar Zainudin.
Bapaslon (Bakal pasangan calon) yang akan berlaga di Pilkada Jombang Warsubi dan Salmanudin Yazid hadir dalam pasar murah itu. Menurut Warsubi, selain memberikan harga murah untuk sembako, pihaknya juga ingin hadir di setiap desa untuk sekaligus mendengar aspirasi masyarakat.
“Saya ingin sekaligus melihat sendiri kondisi desa-desa di Jombang. Ternyata di desa Seketi ini jalannya banyak yang rusak. Hampir semua jalan aspalnya mengelupas dan berbatu,” jelas pria yang akrab disapa Abah Warsubi ini.
Seketi ini, kata dia, merupakan desa perbatasan antara Jombang dengan Mojokerto. Melihat situasi di Desa Seketi dan Murukan Kecamatan Mojoagung, Warsubi makin yakin bahwa Jombang membutuhkan pemerataan pembangunan di desa-desa.
“Harus ada pembenahan infrastruktur di desa-desa. Terutama jalanan yang masuk sebagai jalan kabupaten harus dibenahi agar tak lagi menyulitkan lalu lintas transportasi masyarakat,” tegasnya.
Sekadar diketahui, pasar murah Relawan WarSa ini digelar di 42 titik yang tersebar di 21 kecamatan. Acara dilakukan secara bergiliran. Walhasil, pasar murah tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. [suf]






