Sidoarjo (beritajatim.com) – Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda) memberikan penghargaan kepada seniman terbaik Sidoarjo. Penghargaan bertitel Munali Patah Award ini bakal diserahkan dalam puncak acara Festival Munali Patah, di Lapangan Desa Banjarkemantren, 14 September 2024.
Ketua Panitia Festival Munali Patah Afrian Aris Andi menjelaskan bahwa ada tiga tokoh seni yang bakal mendapat penghargaan. “Pertama tokoh kategori Seniman Berprestasi. Kedua tokoh kategori Seniman Muda Berprestasi. Ketiga tokoh kategori Pegiat Seni Budaya,” katanya, Minggu (8/9/2024).
Dipaparkannya, Munali Patah Award tahun 2024 ini merupakan yang keempat kalinya digelar oleh Dekesda. “Pertama kali tahun 2017. Ketika itu acaranya masih bernama Malam Penghargaan Seniman Sidoarjo. Penghargaan diserahkan di Pendapa Kabupaten bersamaan dengan pelantikan pengurus Dekesda periode 2017-2022,” tutur Afrian.
Berikutnya tahun 2019, penghargaan mulai berganti nama menjadi Munali Patah Award. Sebagai bentuk penghormatan terhadap seniman legendaris Sidoarjo, Munali Patah. “Waktu itu diberikan kepada Soekarno Wunut, pelawak Cak Tawar, Kristina Edi, Khomsatun Kampung Batik Jetis, Santoso Setyono, Kahfili Deflta Cielo, dan almarhum dalang Porongan Ki Suwoto Gozali,” papar Afrian.
Tahun 2022, Munali Patah Award diserahkan saat malam puncak Festival Munali Patah yang digelar di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP). “Ada lima seniman yang menerima penghargaan. Terdiri dari pelukis Sentot Usdek, guru karawitan Murlan, pegiat seni budaya Gatot Kitranggono, dalang Porongan Ki Didik Iswandi, dan tokoh seni tradisi almarhum Brama,” kata Afrian.
Berbeda dengan sebelumnya, Afrian menyatakan bahwa Munali Patah Award atau penghargaan seniman Sidoarjo akan digelar tiap tahun. “Tahun ini, penerima penghargaan akan ditentukan oleh tiga juri. Pak Autar Abdilah, Pak Suwarmin, dan Pak Mashuri. Siapa yang bakal menerima penghargaan, kita tunggu tanggal 14 September nanti,” kata sineas Sidoarjo yang menjadi aktor film Siksa Kubur tersebut.
Munali Patah Award sebagai bagian dari Festival Munali Patah, Afrian mengucapkan terima kasih kepada pihak yang mendukung kegiatan. “Mewakili Dekesda, saya mengucapkan terima kasih kepada dosen Umsida dan dosen Unhasy Sidoarjo yang mendukung melalui Program BiMA, Pemerintah Desa Banjarkemantren, Komunitas Kabut Malam, dan banyak lagi,” tutupnya. [but]






