Gresik (beritajatim.com) – Imbas dukungan penuh, dan munculnya calon tunggal paslon Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif di Pilkada Gresik 2024 membuat Syahrul Munir yang diusung PKB mengundurkan diri dari kontestasi.
Politisi muda itu, memastikan diri tidak ikut mewarnai dalam Pilkada serentak. Dirinya juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan sejak tahapan Pilkada bergulir.
“Saya mohon maaf kepada masyarakat, keluarga besar, termasuk PKB sebagai pengusung utama. Semoga mendapatkan balasan setimpal atas nilai perjuangan dan pengabdian semata-mata menginginkan agar Kabupaten Gresik lebih baik di masa mendatang,” ujar Syahrul Munir, Selasa (27/8/2024).
Ia menambahkan, dirinya mengaku berat hati menjelaskan situasi politik yang terjadi di Gresik saat ini. Pasalnya, saat masuk tahapan pendaftaran sudah masuk tahapan pendaftaran belum mendapatkan pasangan calon.
Kendati demikian lanjut Syahrur Munir, sejak empat bulan terakhir menghimpun aspirasi. Pihaknya menilai masyarakat menginginkan perubahan dalam hal tatanan kebijakan. Namun, karena situasi politik terakhir tentunya memerlukan pertimbangan dan sikap secara rasional.
“Saya berharap semoga pemimpin-pemimpin yang siap dan berani tetap muncul di masa yang akan datang. Dengan begitu demokrasi di Kota Gresik bisa berjalan secara ideal,” ujarnya.
Menurutnya, perjuangan untuk menata Gresik tak bisa dilakukan sendiri. Semua elemen yang ada di Gresik, harus bahu-membahu bersatu padu.
“Dari lubuk hati yang paling dalam, sekali lagi saya mohon maaf. Doa terbaik demi Gresik,” tandasnya. [dny/ian]






