Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah riuhnya suasana Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Airlangga, semangat jurnalistik turut berkobar.
Jurnalis media online beritajatim.com, Ade Mas Satrio Gunawan hadir untuk memberikan pelatihan jurnalistik kepada ratusan mahasiswa baru fisip.
Suasana pelatihan berlangsung menyenangkan dan interaktif. Mahasiswa baru yang antusias, terlihat bersemangat mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Rio sapaan lekatnya dengan gaya bicaranya yang santai dan penuh humor, berhasil mencairkan suasana dan membuat mahasiswa baru merasa nyaman untuk bertanya dan berdiskusi.
“Jurnalisme itu bukan hanya sekadar menulis berita, tapi juga tentang menyampaikan kebenaran dan memberikan suara kepada mereka yang tak terdengar,” ujar Rio saat mengisi pelatihan jurnalistik di Aula Soetandyo Fisip Unair, Kamis (22/8/2024).
Salah satu mahasiswa baru, Sefi asal prodi Ilmu Komunikasi mengungkapkan kegembiraannya mengikuti pelatihan ini.
“Saya sangat tertarik dengan dunia jurnalistik. Pelatihan ini memberikan saya banyak wawasan baru dan motivasi untuk menjadi seorang jurnalis yang baik,” ungkapnya dengan mata berbinar.
Dialog interaktif antara jurnalis dan mahasiswa baru pun terjadi.
“Bagaimana cara kita memilih isu yang menarik untuk sebuah berita?” tanya Dimas, salah satu mahasiswa asal prodi Sosiologi.
“Isu atau angle yang menarik itu bisa didapatkan dari keunikan suatu peristiwa, dampaknya terhadap masyarakat, atau bahkan dari sudut pandang yang berbeda dari biasanya. Kuncinya adalah terus menggali informasi dan melihat dari berbagai perspektif,” ujar Rio menimpali.
Pelatihan jurnalistik ini menjadi salah satu warna tersendiri dalam rangkaian Ospek Fisip Unair atau yang lebih dikenal dengan United Fisip Orientation (UFO.
Mahasiswa baru tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang dunia jurnalistik, tetapi juga semangat dan inspirasi untuk menjadi agen perubahan melalui tulisan.
“Saya berharap pelatihan ini bisa menumbuhkan minat mahasiswa baru terhadap dunia jurnalistik. Jurnalisme adalah pilar penting dalam demokrasi, dan kita membutuhkan generasi muda yang berani dan berintegritas untuk mengawalnya,” pungkas alumni ilmu politik Unair ini. [ipl/beq]






