Ngawi (beritajatim.com) – Pusaka Land, pengembang properti asal Magetan membedah dua unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Klitik Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, Kamis (22/8/2024).
Dua unit rumah yang dibedah ini merupakan milik Suyadi dan Suprihatin, berlokasi di dekat perumahan yang dilaunching Pusaka Land, tepatnya di Jalan Sam Ratulangi desa setempat.
Acara bedah rumah ditandai dengan peletakan batu pertama pada rumah yang mendapatkan bantuan rehabilitasi.
“Tujuan bedah rumah ini adalah sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan agar bermanfaat dan berkontribusi terhadap warga sekitar,” ujar Bedit Nana Sambodo, Direktur Utama Pusaka Land.
Suyadi, salah satu peneruma bantuan bedah rumah mengaku memang sempat ingin merrhabilitasi rumah. Namun, dia mengaku jika uangnya belum cukup, sementara juga bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga.
“Saya tidak menyangka jika mendapatkan bantuan bedah rumah. Ya tahunya kalau tanah di sebelah rumah saya ini mau dibangun perumahan gitu saja. Saya tidak tahu kalau pihak pengembang perumahan Pusaka Land, memilki niat baik dengan memberikan bantuan bedah rumah. Saya berterima kasih,” katanya.
Selain bedah rumah, Pusaka Land juga memberikan santunan kepada 30 anak yatim dan duafa di sekitar perumahan. Kegiatan ini semakin memperkuat komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kemudian, Pusaka Land resmi meluncurkan perumahan terbarunya, Pusaka Estate Luxurious Residence, di Kabupaten Ngawi. Acara peluncuran yang meriah ini dihadiri oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.
Pusaka Land sendiri menawarkan konsep hunian modern dengan fasilitas lengkap. Perumahan ini dilengkapi dengan clubhouse, taman bermain anak, dan sistem keamanan one gate system 24 jam. Konsep smart home juga diterapkan di setiap unit rumah, memungkinkan penghuni untuk mengontrol berbagai perangkat rumah tangga melalui smartphone.
“Pusaka Estate adalah perumahan platinum yang sangat strategis di Kota Ngawi dengan jalan lebar 8 meter saluran tertutup terdiri dari rumah satu lantai type 40/77 sejumlah 10 unit dan dua lantai type 60/77 sejumlah 42 unit,” jelas Bedit.
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, mengapresiasi langkah Pusaka Land dalam mengembangkan perumahan berkualitas di Ngawi.
“Saya berharap dengan adanya perumahan ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Ngawi, membuka lapangan kerja, serta memberikan hunian yang nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Dia melihat ada komitmen dari pengembang perumahan untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Harapannya seluruh kegiatan investasi di Kabupaten Ngawi ini ada corporate sosial responsibility. Semua ini ya untuk kegiatan supporting pada pembangunan Pemerintah Kabupaten Ngawi,” katanya.
[fiq]






