Surabaya (beritajatim.com) – Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya mengirimkan empat taruna dan taruni ke luar negeri untuk menjalani study visit atau magang. Mereka direncanakan magang di Bandara Miyazaki, Jepang.
Direktur Poltekbang Surabaya Ahmad Bahrawi mengatakan, program ini merupakan arahan dari Menteri Perhubungan RI untuk memberikan wawasan global kepada para taruna dan taruni hingga dosen.
“Maka kami menindaklanjuti dengan menjajaki kerjasama dengan Jepang. Alhamdulillah, ini baru nyambung dengan Miyazaki Airport,” ujar Bahrawi, Rabu (21/8/2024).
Ada 4 taruna/taruni yang diberangkatkan Poltekbang Surabaya ke Jepang pada 30 Agustus 2024 mendatang. Rencananya, mereka akan langsung mengikuti program magang di Miyazaki Airport pada 1 September 2024.
“Magang mereka nanti karena ini di airport, tentu terkait Airport Operation, tapi untuk penempatan di bagian apa, tergantung pihak Miyazaki Airport,” kata Bahrawi.
Program ini merupakan kerjasama Poltekbang Surabaya dengan Miyazaki Airport. Salah satu bentuknya dengan penempatan taruna/taruni untuk magang. Diharapkan, program ini akan memberikan wawasan sehingga para taruna/taruni berani melangkah ke luar negeri.
“Adanya program awal ini semoga bisa memberikan exposure atau paparan akan dunia internasional kepada para taruna/taruni kami. Jadi dari sini nanti kami bisa memberikan jalan dan mereka paham, oh ternyata di luar banyak loh kesempatan,” kata Bahrawi.
Apalagi, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yang diprediksi bakal mempengaruhi terbatasnya peluang kerja. Dengan berhasilnya menembus dunia luar, akan menjadi bukti bahwa kualitas generasi Indonesia tak kalah dengan tenaga kerja asing.
“Di bidang penerbangan, banyak negara membutuhkan tenaga kerja. Sangat banyak peluang di luar. Dengan kualitas yang kita miliki, upaya go international ini juga berkarya untuk bangsa, jadi kita semua ini bisa mengembangkan diri di luar,” ungkap Bahrawi.
Ia menambahkan, ke depan Poltekbang Surabaya akan rutin menggelar kerjasama semacam ini dengan negara lain. Termasuk menambah jumlah taruna/taruni yang diberangkatkan, hingga durasi magang yang lebih lama.
“Salah satu usulannya nanti, program OJT (On The Job Training) bagi para taruna di tingkat akhir, tempat OJT tidak hanya di bandara-bandara dalam negeri, tapi juga bisa merambah ke bandara luar negeri,” kata Bahrawi.
Adapun keempat taruna/taruni Poltekbang Surabaya yang mengikuti magang di Jepang ini antara lain Nikolaus Vincent Q. Yudo (LLU XIII), R. Rizka Dewi Nur Auliana (MTU VIII D), Ershanda Ardini Putri (LLU XIII) dan Abdurrahman Harits Ruswandi (MTU VIII A). [ipl]






