Lamongan (beritajatim.com) – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79 di Waduk Gondang, Sabtu (17/8/2024).
Upacara yang diikuti seluruh staf Disparbud Lamongan, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) serta perangkat Desa Gindanglor, Kecamatan Sugio tersebut berlangsung hikmat.
Kepala Disparbud Lamongan, Siti Rubikah, mengungkapkan bahwa pemilihan Waduk Gondang sebagai lokasi upacara bukan tanpa alasan.
Rubikah ingin membangkitkan kembali marwah destinasi wisata edukasi yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Lamongan tersebut.
“Kami sengaja memilih Waduk Gondang untuk memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia sekaligus untuk mempromosikan Waduk Gondang sebagai salah satu ikon Lamongan yang masih layak dikunjungi oleh para wisatawan,” ujarnya.
Dalam upacara yang berjalan lancar tersebut, Siti Rubikah juga menyampaikan harapannya untuk masa depan pariwisata Waduk Gondang. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menyusun masterplan untuk pengembangan kawasan wisata ini.
“Kami sudah menyusun masterplan, dan mudah-mudahan beberapa tahun ke depan masterplan ini bisa dilaksanakan dan direalisasikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Siti Rubikah menjelaskan bahwa sejak tahun 2022, Disparbud telah melakukan pemeliharaan dan pembangunan secara bertahap di kawasan Waduk Gondang.
“Antara lain, kami telah memperbaiki masjid yang ada di kawasan ini,” tuturnya.
Untuk tahun 2024, Disparbud akan fokus pada perbaikan fasilitas umum yang ada di waduk peninggalan masa pemerintahan Presiden Soeharto itu. Termasuk toilet, yang kondisinya sudah rusak.
“Mudah-mudahan tahun 2025 nanti, bagian lain yang ada dalam masterplan bisa kita perbaiki,” kata Siti Rubikah.
Dengan berbagai upaya ini, diharapkan Waduk Gondang dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan nyaman bagi para wisatawan, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. (fak/ian)






