Pasuruan (beritajatim.com) – Pada Pilkada Kabupaten Pasuruan mendatang, jutaan pemilih akan menggunakan hak suaranya di 2.339 TPS yang telah disiapkan oleh KPU Kabupaten Pasuruan. Dari jumlah tersebut, tujuh TPS akan didirikan di lokasi khusus untuk memastikan semua pemilih dapat menyalurkan hak pilih mereka.
Dari tujuh TPS khusus ini, empat di antaranya akan didirikan di lingkungan pesantren. TPS tersebut akan ditempatkan di PP Salafiyah 1 Bangil, PP Besuk Kejayan, PP Alyasini Kraton, dan PP Sidogiri Kraton. Hal ini dilakukan karena banyak santri di pesantren-pesantren tersebut yang memiliki hak pilih.
“TPS khusus kami fasilitasi agar para santri tidak kehilangan hak pilih mereka,” kata Fatimatus Zahro, Komisioner Divisi Rendatin KPU Kabupaten Pasuruan.
Selain di pesantren, tiga TPS khusus lainnya akan didirikan di RSBL Grati, RSBD Bangil, dan Rutan IIB Bangil. Zahro menjelaskan, jumlah TPS khusus dalam pilkada kali ini lebih banyak dibandingkan dengan pemilu sebelumnya, yang hanya menyediakan dua TPS khusus di Rutan dan RSBD.
“Namun, kami tetap mengikuti ketentuan jumlah maksimal pemilih, di mana setiap TPS pilkada tidak boleh melebihi 600 pemilih,” ungkap Zahro.
Jumlah pemilih di TPS khusus diperkirakan mencapai 2.466 orang, terdiri dari 976 pemilih laki-laki dan 1.490 pemilih perempuan. Zahro menambahkan bahwa angka ini masih bisa berubah sebelum Daftar Pemilih Tetap (DPT) benar-benar ditetapkan, mengingat data saat ini masih bersifat sementara.
“DPS yang tercatat kemarin masih bisa berubah sebelum DPT final,” tambahnya.
Dengan persiapan yang matang ini, KPU Kabupaten Pasuruan berupaya memastikan setiap warga yang memenuhi syarat dapat menyalurkan hak suaranya dengan baik pada pilkada mendatang. (ada/but)






