Gresik (beritajatim.com)– Sebanyak 19 atlet dari cabang olahraga senam dan voli asal Gresik siap berlaga di ajang PON XXI Aceh. 19 atlet yang berlaga itu, beberapa di antaranya atlet senam yakni Dwi Samsul A, Ronaldo, Verda G, Yofie Fahrezy dan Nouval Taqdir untuk nomor artistik putra.
Selanjutnya ada Jelena Sandra, Salsabillah Hadi, Larasati Rengganis, dan Kamesya Kisnendro yang terjun di nomor artistik putri.
Untuk perwakilan nomor ritmik, ada nama Rozanah Ghassani N dan Tasya Zanira, serta Raja Dwi P. H. dan Della Rose pada nomor aerobic gymnastic.
Untuk cabang olahraga bola voli ada nama Mediol Stiovanny Yoku peraih pemain terbaik di ajang proliga 2023. Kemudian ada nama Putri Nur Hidayanti Agustin, Bela Sabrina Agustin, Dhea Cahya Pitaloka, Ajeng Nur Cahaya, Geofanny Eka Cahyaningtyas, dan Siti Romadhani.
“Semua atlet dari cabang olahraga senam dan bola voli putri itu binaan Petrokimia Gresik yang konsisten membina serta melahirkan atlet berprestasi,” ujar Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satryo Annurogo, Kamis (15/8/2024).
Sebagai pembina di dua cabang olahraga senam dan voli lanjut dia, dirinya berharap para atlet tersebut mampu meraih prestasi terbaiknya sehingga mengantarkan Jawa Timur sebagai juara umum di PON XXI Aceh.
“Kami tidak hanya menjalankan operasional bisnis saja. Tapi juga fokus memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk prestasi di bidang olahraga,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Provinsi Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jawa Timur, Boy Cahyo Prihanto menargetkan perwakilan atlet senam Jawa Timur akan mendapatkan empat medali emas. Menurutnya, target sangat realistis mengingat prestasi cabor senam pada PON XX sebelumnya di Papua mendapatkan tiga medali emas, enam perak, dan empat perunggu. Sementara pada event pra-PON tahun 2023, memperoleh tiga emas.
“Untuk meraih target tersebut, kami sudah menyiapkan sejumlah latihan, mulai latihan jangka panjang, puslatda, training camp artistik putra di Tianjin Cina. Pada saat ini seluruh atlet juga telah menjalani pemusatan pelatihan di Surabaya,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua IV Bidang Kompetisi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Timur, Koko Sudiro. Ia memastikan seluruh atlet voli yang dikirim adalah atlet terbaik dan siap memberikan prestasi di PON XXI Aceh.
“Para atlet voli ini memiliki cukup banyak jam terbang di dalam kompetisi, khususnya skala nasional melalui ajang proliga maupun livoli yang digelar tiap tahun. Dalam menghadapi PON di Aceh, atlet kami juga melakukan persiapan yang matang,” tandasnya. [dny/aje]






