Pamekasan (beritajatim.com) – Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Se-Madura (P4TM), menilai tembakau sebagai salah satu andalan dari sektor perekonomian masyarakat Madura.
Hal tersebut disampaikan Ketua P4TM, H Khairul Umam dalam Forum Petani, Pengusaha dan Legislator Madura yang digagas Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), di Ballroom Luminor Hotel Jemursari, Surabaya, Jum’at (9/8/2024).
Bahkan dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan jika tembakau menjadi salah satu sektor perekonomian yang dapat menyejahterakan masyarakat Madura, khususnya di kabupaten Pamekasan.
“Tembakau ini merupakan salah satu andalan sektor perekonomian masyarakat, khususnya di Madura. Apalagi banyak masyarakat Madura, menggantungkan hidup pada tembakau,” kata H Khairul Umam.
Selain itu, keberadaan P4TM yang dipimpinnya memiliki komitmen sejak awal untuk selalu memihak pada masyarakat, khususnya para petani. “Keberadaan P4TM, berawal dari inisiasi ulama Madura Bersatu yang memikirkan nasib petani di Madura,” ungkapnya.
“Sebab dalam setiap musim tembakau, mereka seringkali rugi dibandingkan untung. Artinya para petani tahun ini untung, tahun depan rugi dan seterusnya. Sehingga dari itu dibentuklah P4TM yang bertujuan untuk menyejahterakan petani tembakau khususnya di Madura,” imbuhnya.
Hanya saja pihaknya meyakini tidak mungkin bergerak sendiri tanpa partisipasi dari pihak terkait. “Tentu tidak mungkin kami bergerak sendiri, artinya bagaimana harga stabil, termasuk harga pabrikan yang ditawarkan,” jelasnya.
“Artinya kami tidak ingin merugikan petani, khususnya dalam hal tata niaga tembakau. Semisal dari aspek pengambilan sampel tembakau yang terkadang justru merugikan petani. Sehingga kami hadir ingin memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani,” pungkasnya. [pin/ian]






