Malang (beritajatim.com) – Platform Jasa Merek berbasis Artificial Intelligence (AI) , Mebiso mengadakan webinar BIT Corner bertajuk ‘AI Entrepreneur: Bangun Bisnis Hingga Berkembang Pesat Dengan Pemanfaatan AI,’. Acara ini menghadirkan narasumber Founder Malang Strudel, Donny Kris (Sam DK).
Sam DK memberi wawasan pada peserta agar dapat memanfaatkan AI untuk mengakomodir dan memudahkan pekerjaan. AI bisa juga untuk meningkatkan produktivitas dari segi marketing, legalitas, hingga finance.
Sam DK menceritakan, sekitar setahun lalu, ia mendapat ide bisnis dengan memanfaatkan platform AI. Saat itu, ia meng-‘ngobrol’ dengan platform AI kemudian tercipta produk baru bernama Brownies Mantan.
“Alhamdulilah usianya sudah setahun dan booming di Malang. Saat ini, AI itu kian canggih. Makanya, saya sekalian aja meminta AI ini bikin konsep brand lebih detail, bikin jingle, bikin creative campaign, bikin website sampai bikin video iklan,” ungkap Sam DK.
Menurut Founder Malang Strudel ini membangun ide bisnis sebelumnya butuh waktu lama dengan biaya mahal. Namun, kecanggihan teknologi bisa mengerjakan semua dalam beberapa detik saja. “Bimsalabim bikin konsep bisnis kayak gosok lampu Aladin,” imbuh dia.
Sam DK menilai kebenaran AI membuat tugas rutin lebih optimal. Karyawan pun bisa fokus pada tugas-tugas yang lebih strategis. AI membantu bisnis meningkatkan efisiensi operasional melalui otomatisasi.
“Proses dan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat. Pebisnis akan tertarik untuk mengetahui bagaimana AI dapat mengurangi waktu dan biaya operasional,” ujarnya.
Menurut Sam DK, meski AI dianggap sebagai teknologi tingkat tinggi, tetapi juga dapat diterapkan di skala UMKM. AI bisa membantu UMKM meningkatkan efisiensi operasional dan membuat keputusan bisnis lebih baik dengan biaya terjangkau.
“Contohnya seperti penggunaan chatbot untuk layanan pelanggan atau analitik sederhana untuk pemasaran. AI itu menurut saya tidak hanya mampu meningkatkan efisiensi operasional melalui otomatisasi tugas-tugas rutin, tetapi juga berperan dalam menjaga integritas merek,” nilainya.
Dengan kemampuannya dalam menganalisis data secara mendalam dan cepat, AI melakukan pengecekan merek secara realtime. Mulai identifikasi pengecekan hingga perlindungan merek sehingga dapat menghemat waktu dan biaya yang dibutuhkan.
CEO Mebiso, Hesti Rosa menjelaskan bahwa teknologi AI membantu berbagai macam kemudahan. Misalnya saja membantu pemilik bisnis mendapat perlindungan merek yang lebih efektif dan responsif terhadap ancaman penyalahgunaan merek dagangnya.
“Pada kesempatan ini, kami beri pemahaman mengenai pentingnya perlindungan merek. Di Indonesia, perlindungan merek bersifat first to file, siapa cepat, dia berhak,” kata dia.

Menurut Hesti keberadaan teknologi digital membuat perlindungan merek bisa dilakukan secara real time melalui platform Mebiso. Platform berbasis teknologi AI ini punya fitur proteksi merek yang memberikan hasil secara real time.
“Pengusaha yang sudah mendaftarkan mereknya, bisa menggunakan fitur ini untuk melindungi mereknya dari plagiasi. Setiap yang menggunakan fitur ini, akan mendapatkan notifikasi langsung melalui WhatsApp dan email ketika ada orang lain ingin menggunakan nama yang sama untuk bisnisnya,” ungkapannya.
Dikatakan Hesti pemilik merek yang pertama mendaftarkan dapat melakukan tindakan pencegahan langsung. Kegiatan webinar ini diharapkan agar setiap pebisnis memiliki kesadaran untuk segera mendaftarkan dan melindungi mereknya.
“Dengan perlindungan merek dagang, pemilik memiliki hak hukum eksklusif untuk memakai merek tersebut dan dapat mengambil tindakan hukum terhadap pelanggaran, menjaga integritas dan nilai bisnis mereka,” katanya menutup.
Sebagai platform berbasis AI, Mebiso juga memberikan pemahaman bahwa AI dapat membantu berbagai macam kemudahan. Termasuk membantu pemilik bisnis mendapat perlindungan merek yang lebih efektif dan responsif terhadap ancaman penyalahgunaan merek. (dan/kun)






