Surabaya (beritajatim.com) – Azrul Ananda, Presiden Persebaya Surabaya, menegaskan pentingnya kemandirian tim sepak bola di Indonesia. Ia menyatakan bahwa klub-klub sepak bola harus mampu berdiri sendiri dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah.
Dalam pandangannya, industri sepak bola nasional perlu melakukan perubahan signifikan untuk dapat bersaing di era modern. Sepak bola Indonesia saat ini berada di persimpangan jalan, menghadapi tantangan ketergantungan pada pemerintah dan tuntutan masa depan yang memerlukan kemandirian serta profesionalisme.
Azrul Ananda menekankan bahwa setiap klub sepak bola harus berbentuk perseroan terbatas. Dengan demikian, klub-klub dapat dikelola dengan lebih transparan dan akuntabel, sehingga lebih mudah menarik minat investor dan sponsor.
Pemilik DBL ini juga menambahkan bahwa kemandirian finansial adalah kunci untuk menciptakan tim yang kompetitif dan profesional. [way/but]






