Surabaya (beritajatim.com) – Irene Audyna Naomi, mahasiswi D4 Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini patut diacungi jempol. Sebab, ia berhasil mendapatkan dua penghargaan program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di PT Stechoq Robotika Indonesia.
Irena meraih penghargaan di perusahaan R&D itu sebagai ‘The Best Project Manager’ dan ‘The Best Time Manager’. Saat menjalani program MSIB di perusahaan tersebut, Irena terpilih sebagai manajer proyek.
Ia mengaku tertantang untuk mempelajari bagaimana para profesional memaknai robot, mesin dan menghasilkannya sehingga bisa sampai di pasar. Karena itu, dirinya memilih dan diterima menjadi mechanical engineer.
Selama di perusahaan, Irena mendapatkan proyek pengembangan LMS (Learning Management System) Stechoq Academy. Ia pun mengerjakan proyek dengan tim yang beranggotakan 3 mahasiswa. Sedangkan Irena terpilih menjadi manajer proyek.
“Alhamdulillah pernah punya beberapa pengalaman sebelumnya, ikut beberapa lomba sebelumnya juga menjadi manajer juga sehingga cukup membantu, meskipun otomatis dalam proyek ini saya harus double job menjadi tim teknis sekaligus project manager,” ungkapnya, Selasa (30/7/2024).
Irena menyebut, fokus proyek itu yakni pada research and development proyek LMS agar sesuai dengan ISO 9001 atau standar internasional di bidang sistem manajemen mutu.
“Sebagai ketua tim, saya tertantang mempelajari serta membuat materi dan media pembelajaran terkait karakuri (otomatisasi berbiaya rendah dalam industri), special purpose machine dan otomasi industri,” tuturnya.
Tantangannya, lanjut Irena, dia harus belajar banyak hal baru lantaran di perkuliahan tidak mendapatkan materi karakuri. Lewat MSIB ini, ia pun banyak mengasah soft skills terutama komunikasi, baik dengan tim maupun mentor.
Selain itu, selama mengikuti program MSIB pada 16 Februari hingga 13 Juni 2024 lalu itu, Irena juga mengaku mendapatkan ilmu tentang leadership, manajemen waktu, hingga kolaborasi. [ipl/ian]






