Surabaya (beritajatim.com) – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025, sejumlah wilayah di kecamatan Kota Surabaya masih kekurangan bangku sekolah SMP Negeri.
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi mengungkapkan, berdasarkan temuan lapangan tersebut. Pemkot akan mendirikan sebanyak 5 sekolah SMP Negeri tahun 2025.
“Terkait dengan SMP, memang kita lagi (sedang) berkoordinasi dengan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) Negeri dan Swasta,” ungkap Eri, usai Paripurna DPRD Kota Surabaya, Rabu (17/7) hari ini.
Menurut Eri, alasan penambahan sekolah SMP di Kota Surabaya ini dilakukan, karena masih terdapat wilayah yang masih kekurangan sekolah SMP meski telah digabung (jumlah) antara negeri dan swasta.
“Karena ternyata dari hitungan yang ada itu, ada wilayah wilayah yang kekurangan sekolah ketika digabung negeri dan swastanya. Jumlah murid – murid yang akan masuk ini jauh lebih besar. Jadi tidak bisa ditampung di wilayah itu,” ujar Walikota Surabaya.
“Sehingga di wilayah wilayah itu lah kita (Pemkot) akan menambah sekolah SMP baru,” tambahnya.
Sedangkan, lanjut Eri, satu wilayah yang nantinya akan diproyeksikan didirikan sekolah SMP baru tahun 2025. Ada di wilayah kecamatan Sawahan, Surabaya.
“Contoh, yang paling padat Sawahan,” tandasnya. [ram/ian]






